5 Manfaat dari Kebiasaan Mengajak Anak Makan Bersama di Meja Makan

Keluarga sebaiknya dibentuk dengan melakukan beragam aktivitas secara bersama. Salah satu hal yang terlihat sepele tapi berguna dan manfaatnya besar adalah membiasakan anak untuk makan bersama. Dalam aktivitas tersebut, usahakan agar semua anggota keluarga yang tengah ada di rumah, berkumpul di satu tempat, di meja makan.

manfaat makan bersama

Setidaknya, ada 5 manfaat yang bisa diperoleh dengan membiasakan makan bersama di meja makan, yaitu:

1. Melatih fokus anak
Manfaat pertama yang bisa diperoleh anak ketika berada di meja makan adalah belajar untuk fokus. Di tempat lain, perhatian anak sulit untuk fokus karena terganggu kehadiran ponsel pintar, televisi, atau komputer. Namun, ketika ada di meja makan, semua gangguan itu sirna. Di sinilah bunda bisa mengajak anak untuk bercerita tentang beragam hal yang menarik.

2. Mendekatkan anggota keluarga
Kedekatan antara anggota keluarga tidak terjalin secara tiba-tiba. Semua itu bisa diperoleh ketika semua anggota keluarga terbiasa melakukan kegiatan secara bersama secara rutin. Di sini, kakak bisa mengetahui bagaimana pola makan si adik. Demikian pula adik yang bisa mengerti alasan kakak tak mau menyantap makanan tertentu.

3. Melatih anak agar lebih disiplin
Ketika mengajak anak makan bersama di meja makan, bunda juga mengajak mereka untuk berlatih disiplin. Ajakan itu mengajarkan bahwa anak harus menghentikan seluruh kegiatannya ketika sudah memasuki waktunya makan siang atau makan malam. Kalau anak bisa melakukan hal ini dengan gampang, maka kedisiplinan pada kegiatan lain bisa dilakukan dengan mudah.

4. Melatih rasa sopan anak
Meja makan juga bisa menjadi sarana bunda untuk mengajarkan sopan santun kepada si kecil. Sopan santun yang diajarkan, bisa beragam. Mulai dari cara makan yang baik, kebiasaan menghabiskan makan, berhenti mengotori meja makan, dan lain-lain.

5. Momen saling belajar
Terakhir, meja makan juga bisa menjadi metode pembelajaran, tak hanya bagi anak, tapi juga untuk bunda. Di sini, bunda bisa mengajarkan tentang beragam jenis nama-nama makanan, sayuran, dan sebagainya. Di waktu yang sama, bunda memiliki waktu untuk belajar menggunakan kosakata yang mudah dimengerti oleh si kecil.