Anak Hiperaktif Tidak Selalu Memiliki Gangguan ADHD, Begini Cara Diagnosisnya

May 30th, 2018

ADHD merupakan gangguan yang membuat anak enggan berdiam diri dan selalu bergerak aktif. Tak heran kalau anak ADHD cenderung disebut anak hiperaktif. Namun, apakah anak yang hiperaktif selalu menderita gangguan ADHD? Eits… untuk yang satu ini, bunda harus hati-hati. Tidak semua anak hiperaktif memiliki gangguan ADHD.

Hiperaktif bukan satu-satunya gejala yang bisa digunakan untuk mengenali gangguan ADHD yang dialami oleh si kecil. Selain hiperaktif, ada gejala lain yang harus dipenuhi yang menjadi bukti bahwa anak menderita gangguan ADHD. Dua gejala lain itu adalah bertindak impulsif serta sulit memusatkan pikiran.

anak hiperaktif adhd

baca juga: Bunda, Yuk Kenali Perbedaan Gangguan ADHD dan Autisme Pada Anak

Pemeriksaan Gejala ADHD oleh Dokter

Daripada bunda mengalami kesalahan dalam memperlakukan anak, tidak ada salahnya untuk melakukan diagnosis kepada dokter. Oleh dokter, pemeriksaan gejala ADHD dilakukan secara hati-hati. Biasanya, dokter membutuhkan waktu selama 6 bulan untuk memeriksa ada tidaknya gejala ADHD pada anak.

Ada 3 gejala yang diperhatikan oleh dokter, yakni hiperaktif, impulsif, serta inatensi atau kurang perhatian. Ketiga gejala itu akan diperhatikan pada tingkah anak sehari-hari. Dokter akan memperhatikan, bagiamana tingkah laku si kecil ketika mengerjakan tugas. Selain itu, apakah dia bisa memusatkan pikirannya dengan baik?

baca juga: Apa Itu ADHD? Gangguan yang Membuat Anak Bersikap Hiperaktif

Biasanya, gejala kurangnya perhatian serta impulsif baru muncul ketika anak telah berusia 7 tahun. Kurang dari usia itu, kecenderungan gejala ini muncul sangatlah kecil. Selain itu, kemunculan gejala impulsif dan inatensi ini juga setidaknya harus diketahui di 2 lingkungan, yakni rumah dan sekolah.

Tes Mengetahui Gejala Anak Menderita ADHD

Selain pengumpulan data terkait aktivitas anak sehari-hari, dokter juga bisa melakukan tes untuk menguji apakah anak menderita ADHD atau tidak. Salah satu tes yang dapat dilakukan adalah CPT-TOVA (Continuous Performance Test- Test of Variable of Attention).

Tes ini dipakai sebagai metode pengukuran objektif mengenai tingkat atensi anak. Dalam tes ini, penilaian yang bisa diperoleh bukan subjektif. Selain ites ini, ada pula tes lain yang bisa dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya gejala ADHD pada si kecil.

So, jangan terburu-buru menganggap anak hiperaktif sebagai anak dengan gangguan ADHD, ya bunda.

Komentar

BACA JUGA
  • Terbaru
  • Terpopuler
gangguan kesehatan bayi baru lahir

5 Jenis Gangguan Kesehatan yang Sering Menimpa Bayi Baru Lahir

Kedatangan anggota keluarga baru senantiasa dibarengi ...
menyisihkan uang belanja untuk investasi

Bunda, Yuk Sisihkan Uang Belanja untuk Sarana Investasi Masa Depan

Mengatur keuangan keluarga kerap menjadi tugas yang ...
bayi kolam renang

Ingin Mengajak Si Kecil Berenang di Kolam Renang? Ini Hal yang Harus Bunda Perhatikan!

Mengajari anak berenang menjadi salah satu cara yang ...
susu kedelai

Menggantikan Konsumsi Susu Sapi dengan Susu Kedelain untuk Anak, Mungkinkah?

Susu menjadi jenis minuman yang penting dengan kandungan ...
makanan manis penyebab alergi

Bunda Harus Hati-Hati! Konsumsi Gula Berlebihan saat Hamil Bisa Timbulkan Alergi Pada Janin

Konsumsi makanan pada ibu hamil memang harus hati-hati. ...
minyak jintan hitam

Minyak Jintan Hitam, Bahan Alami yang Bermanfaat Besar Menjaga Kecantikan Kulit

Meski telah menikah dan punya anak, bunda tetap harus ...
Asian Feast

Waspada! Ibu Hamil Tak Boleh Berlebihan Memakan 4 Makanan Khas Lebaran Ini

Momen Idulfitri tidak hanya menjadi sarana untuk berkumpul ...
kucing odd eye-1

Kucing Odd Eye, Fenomena Unik Saat Si Meong Lahir dengan Bola Mata Berbeda Warna

Memelihara hewan di rumah menjadi salah satu cara agar ...
gangguan kulit bayi prematur

5 Gangguan Kulit yang Sering Muncul Pada Bayi Prematur

Bayi prematur merupakan bayi yang lahir ketika usia ...
bayi rewel saat gigi mulai tumbuh

Bayi Rewel Karena Mulai Tumbuh Gigi? Ini Hal yang Bisa Bunda Lakukan

Bunda sudah mengetahui ciri-ciri ketika bayi mulai tumbuh ...