Bibir Kering dan Pecah-Pecah saat Puasa? Begini Cara Mengatasinya Bunda

Puasa yang menjadi kewajiban umat Islam di seluruh dunia tidak seharusnya menjadi ganjalan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, bunda harus tetap menjaga kesehatan selama berpuasa. Hanya saja, ada saja masalah yang sering muncul ketika berpuasa, salah satunya adalah bibir kering dan pecah-pecah.

Bibir kering menjadi salah satu tanda kalau tubuh tengah kekurangan cairan. Problem ini sebenarnya bisa diatasi dengan mudah ketika bunda membiasakan diri untuk minum air putih yang cukup, yakni 8 gelas per hari. Ketika bunda memilih untuk membasahi bibir yang kering dengan ludah, tidak akan menyelesaikan masalah. Malah, problemnya akan semakin parah membuat bibir pecah-pecah.

bibir pecah dan kering

Solusi Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-Pecah saat Puasa

Nah, untuk mengatasi masalah ini, bunda bisa mencoba 5 solusi berikut:

1. Gunakan pelembab bibir
Solusi pertama yang bisa bunda lakukan adalah dengan menggunakan pelembab bibir. Pelembap dengan spf 15 di siang hari berguna untuk menjaga kelembapan bibir sehingga tidak kering. Pastikan pelembap yang bunda pakai memiliki kandungan minyak alami dan kaya moisurizer.

2. Hindari makanan asin dan pedas
Solusi kedua adalah menghindarkan diri dari makanan yang pedas dan asin. Makanan asin membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Demikian pula makanan pedas. Apalagi, di waktu yang sama, tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup dan ketika dalam kondisi puasa, bunda tidak diperkenankan untuk minum air di siang hari.

3. Gunakan madu
Bunda bisa menggunakan olesan madu untuk mengembalikan kelembapan bibir. Namun, jangan mengoleskannya pada siang hari, ya. Nanti malah puasanya batal. Sebaiknya, bunda memilih untuk mengoleskan madu saat akan tidur serta ketika bangun untuk sahur.

4. Hindari membasahi bibir dengan ludah
Nah, ini menjadi kebiasaan yang buruk dan sebaiknya dihindari. Aktivitas ini bisa merusak bibir karena ada enzim yang berpengaruh membuat bibir jadi kering.

5. Minum air yang cukup
Terakhir dan seperti yang telah disebutkan, pastikan bunda minum air putih dengan kadar yang cukup. Pilih waktu minum yang tidak mengganggu aktivitas. Misalnya, setelah menjalankan salat tarawih atau ketika sahu.

Semoga bermanfaat, ya.