Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk Secara Alami Pada Anak

gigitan nyamuk, perangkap nyamuk, daur hidup nyamuk, nyamuk demam berdarah, nyamuk malaria, metamorfosis nyamuk, cara membuat perangkap nyamuk, tanaman pengusir nyamuk, pengusir nyamuk, alat pengusir nyamuk, nyamuk aedes, nyamuk aedes aegypti, cara menghilangkan bekas luka secara alamiKita tidak pernah tahu kapan anak akan digigit nyamuk, terkadang sudah ada bekas gigitannya yang merah di bagian tubuh mereka. Mencegah anak untuk digigit nyamuk memang banyak alternatifnya, ada yang memakai lotion anti nyamuk, memasang atau menyemprotkan cairan khusus anti nyamuk, perangkap nyamuk, tanaman pengusir nyamuk, hingga memasang kelambu. Namun, apakah semua usaha tersebut bisa menjamin anak dari gigitan nyamuk?

Penggunaan lotion anti nyamuk sah-sah saja, namun jika sering digunakan mungkin akan mengganggu kesehatan kulit anak-anak, apalagi jika tipe kulit mereka termasuk ke dalam kulit yang sensitif. Begitupula penggunaan anti nyamuk bakar ataupun cairan anti nyamuk yang disemprotkan, cukup berbahaya untuk kesehatan anak. Bahan kimia dari anti nyamuk jenis bakar maupun yang disemprotkan secara tidak langsung akan terhirup oleh anak, kemungkinan terjadi gangguan pernafasan sangatlah besar. Belum lagi bekas semprotannya yang mengendap di alat-alat tidur seperti bantal, selimut, kasur, dsb.

Jika Anda menggunakan usaha-usaha di atas agar anak terhindar dari gigitan nyamuk demam berdarah sah-sah saja, namun tidak berarti harus membahayakan faktor kesehatan lain yang juga sangat penting. Solusi agar tidak digigit nyamuk demam berdarah tentu saja harus ekstra menjaga kesehatan lingkungan dan rumah Anda sendiri. Namun jika anak digigit nyamuk biasa dan meninggalkan bekas yang cukup mengganggu, Anda bisa melakukan beberapa treatment alami untuk menghilangkan bekas gigitannya.

Biasanya, jika sudah digigit nyamuk kulit akan terasa gatal, merah dan bengkak, bahkan bisa terjadi luka jika digaruk. Beberapa hari kemudian luka bekas gigitan nyamuk memang akan mengering, namun biasanya meninggalkan noda hitam bekas gigitan nyamuk. Nah, berikut ini adalah beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk.

Lidah Buaya

lidah-buaya, kegunaan lidah buaya, manfaat lidah buaya, lidah buaya

Manfaat lidah buaya atau khasiat tanaman obat yang satu ini sudah tidak perlu ditanya lagi, kandungan zat-zat yang terdapat di dalam lidah buaya sangat bermanfaat untuk kecantikan dan kesehatan, salah satunya adalah dapat menghilangkan noda bekas gigitan nyamuk. Anda hanya tinggal mengoleskan lendir lidah buaya pada bekas luka gigitan nyamuk secara berulang, lama-kelamaan noda bekas gigitan nyamuk pun akan memudar.

Air Lemon

air lemon, manfaat lemon, manfaat jeruk lemon, jeruk lemon, lemon

Tahukah Anda bahwa cairan lemon merupakan pemutih alami? Jika cairan lemon diteteskan kepada bekas gigitan nyamuk, maka lama-kelamaan bekasnya pun akan hilang. Caranya, teteskan pada bekas gigitan nyamuk, diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas dengan air hangat. Karena cairan lemon mengandung kadar asam yang tinggi, sebisa mungkin tidak membiarkan cairan lemon terlalu lama menempel di kulit agar tidak menyebabkan iritasi.

Bengkoang

bengkoang, cara memutihkan wajah, memutihkan wajah

Banyak produk kecantikan yang menggunakan sari bengkoang sebagai bahan dasar untuk memutihkan kulit. Bengkoang memang memiliki khasiat sebagai pemutih alami, sama seperti air lemon. Oleh sebab itu, bengkoang dapat digunakan sebagai obat alami untuk menghilangkan noda bekas gigitan nyamuk. Caranya, haluskan bengkoang kemudian usapkan pada bekas gigitan nyamuk, lakukan secara teratur dan terus-menerus hingga kulit bersih kembali.

Kulit pisang

kulit pisang, pisang ambon

Siapa yang menyangka bahwa kulit pisang memiliki khasiat untuk memutihkan kulit juga? Jadi, mulai sekarang jangan buang dulu kulitnya setelah makan pisang! Kulit pisang mengandung gula yang mampu menenangkan dan menarik keluar cairan gigitan nyamuk. Oleh sebab itu, kulit pisang dapat meredakan gatal akibat gigitan nyamuk. Hal ini dapat dilakukan untuk menghindari anak-anak menggaruk bekas gigitan nyamuk sebelum terjadi luka dan iritasi. Semoga bermanfaat!