Cara Merawat & Membersihkan Telinga Dengan Benar

telingaTelinga merupakan salah satu panca indera yang sangat vital, salah merawatnya bisa menyebabkan banyak gangguan pendengaran yang bisa mengancam keberlangsungan indera pendengaran Anda. Gangguan yang terjadi bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti cedera, kotoran telinga, tumor,cacat lahir, infeksi, efek samping obat-obatan dan lainnya. Jika masalah yang terjadi pada telinga Anda tidak ditangani dengan baik, kehilangan pendengaran bisa menjadi efek samping yang paling fatal.

Agar telinga tetap bersih dan sehat tanpa mengalami gangguan kesehatan dan pendengaran yang mengancam, cara merawat dan membersihkan telinga berikut ini bisa menjadi panduan Anda dalam menjaga kesehatan telinga sehari-hari. Berikut tipsnya:

Hindari Membersihkan Bagian Dalam Telinga

Saat membersihkan telinga, hindari membersihkan bagian dalam telinga, sebaiknya Anda membersihkan bagian luar telinga atau daun telinga saja. Telinga dalam keadaan normal mampu membersihkan dirinya sendiri melalui proses saat mulut mengunyah. Kotoran di dalam telinga akan secara otomatis keluar secara perlahan dengan bantuan otot-otot yang ada di rahang dan mulut.

Telinga memiliki bentuk bersudut yang dilindungi dengan bulu-bulu halus, hal ini berfungsi untuk menjaga telinga dari masuknya kotoran atau debu yang berlebih, sehingga Anda tidak perlu membersihkan telinga terlalu dalam. Berbeda halnya jika kotoran telinga memiliki tekstur yang keras dan kering, kotoran telinga jenis ini biasanya jika sudah menumpuk akan menyumbat dan mengganggu indera pendengaran seseorang. Jika hal ini terjadi, Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke ahli kesehatan untuk diperiksa lebih lanjut karena memerlukan obat tetes untuk melunakkan kotoran dan menadapatkan penangan yang tepat khususnya dari dokter THT (Telinga, Hidung dan Tenggorokan).

Hindari Penggunaan Cotton Buds

Penggunaan cutton buds untuk membersihkan telinga sudah menjadi kebiasaan kurang baik yang sulit dihilangkan. Cutton buds sebenarnya lebih disarankan untuk digunakan saat membersihkan daun telinga bukan bagian dalam telinga, cuton buds hanya akan membuat kotoran telinga lebih terdorong ke liang telinga dibanding membersihkan. Cutton buds juga rentan tertinggal di dalam liang telinga yang akan menyumbat gendang telinga sehingga mengakibatkan berkurangnya kemampuan pendengaran. Kotoran di sekitar liang telinga sebenarnya diperlukan untuk melindungi telinga dari benda-benda asing yang akan masuk. Membersihkan sekitar liang telinga dengan jari-jari dan juga benda lainnya juga sangat tidak disarankan.

Hindari Lingkungan yang Bising

Terlalu sering berada di lingkungan yang bising, memacu kemampuan indera pendengaran seseorang menjadi berkurang. Jika memang keadaan yang membuat Anda terpaksa harus berada di lingkungan yang bising, seperti karena bekerja di pabrik sebaiknya Anda menggunakan pelindung telinga yang akan menjaga organ pendengaran tidak terganggu kedepannya.

Hindari Penggunaan Earphone/Headphone

Menurut beberapa penelitian, penggunaan earphone/headphone dalam jangka waktu yang lama dapat mengganggu indera pendengaran, terutama bagi Anda yang memiliki kebiasaan mendengarkan musik menggunakan earphone di jalan atau sebelum tidur. Penggunaan earphone yang disarankan hanya sekitar 1 jam dalam sehari dengan syarat tidak menggunakan volume yang keras. Jika memang memungkinkan, sebaiknya Anda tidak terlalu sering dan tidak membiasakan diri untuk menggunakan earphone kecuali jika keadaannya darurat.

Rutin Memeriksakan Telinga ke Dokter THT

Untuk memiliki telinga yang sehat, cara merawat kesehatan telinga yang terakhir adalah dengan memeriksakan telinga Anda ke dokter spesialis. Anak-anak juga disarankan untuk berkunjung ke dokter THT minimal 6 bulan sekali, sedangkan orang dewasa bisa dilakukan selama 1 tahun sekali jika tidak ada kelainan anatomi atau struktur telinga yang mengganggu. Jika Anda merasakan gejala atau gangguan telinga yang terasa mengganggu seperti sering menengung, terasa sakit apalagi keluar cairan berbau, segera konsultasikan keluhan Anda ke dokter spesialis THT untuk penangan lebih lanjut.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE