Es Cendol – Minuman Segar Terpopuler di Asia Tenggara

December 30th, 2014

cara membuat cendol, cara membuat es cendol, es cendol, resep es cendol, resep minuman segar, cendol, aneka minuman, aneka minuman segar, minuman segar, gambar minuman segar, cara membuat minuman segar, macam macam minuman segarIndonesia merupakan negara tropis yang memiliki dua musim, yakni musim hujan dan musim kemarau. Kedua musim tersebut memiliki karakter yang berbeda, musim hujan identik dengan suhu dingin sedangkan musim kemarau identik dengan suhu panas pada siang hari. Ketika musim kemarau kita cenderung ingin menikmati minuman yang menyegarkan tenggorokan untuk melepas rasa dahaga, dan Es Cendol merupakan salah satu minuman paling segar di Indonesia, dikarenakan kombinasi es dan gula aren yang menjadi pelengkapnya. Selain menyegarkan, minuman ini juga dapat mengenyangkan karena mengandung karbohidrat yang didapat dari tepung beras.

Cendol sangat populer di kawasan Asia Tenggara, di Indonesia sendiri Es Cendol memiliki beragam nama di setiap daerah. Di daerah Sunda, minuman ini dikenal dengan nama Cendol, di Jawa Tengah dikenal dengan nama Dawet, dan diprediksi nama Cendol berasal dari kata Jendol yang ditemukan dalam bahasa Sunda dan Jawa. Namun jika merujuk pada kosa kata di setiap negara, nama Cendol kemungkinan diadopsi dari kata Chorn Dooi yang merupakan bahasa negara Thailand (bahasa Melayu Patani). Chorn Dooi memiliki makna meminta tolong, meskipun terdengar tidak berhubungan dengan jenis minuman, namun karena membuat cendol sangatlah sulit, maka butuh pertolongan atau bantuan orang lain untuk ikut membuatnya.

Di Indonesia, Es Cendol sangat populer ketika memasuki bulan puasa sebagai makanan pembuka puasa. Kini, Es Cendol bisa Anda temukan di berbagai sudut kota, mulai dari pedagang kaki lima hingga di dalam rumah makan. Selain di Indonesia, Anda juga bisa menemukan jenis minuman ini di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina dan Thailand Selatan.

Cendol terbuat dari tepung beras yang diolah dan diberi pewarna hijau lalu dicetak melalui saringan khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan atau daun suji, namun kini banyak Cendol yang telah digunakan pewarna makanan buatan. Di Sunda, cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji dengan ayakan sehingga diperoleh bentuk bulat lonjong yang lancip di ujungnya. Minuman ini biasanya disajikan sebagai pencuci mulut atau sebagai makanan selingan dan sangat nikmat diminum saat panas terik matahari ditambah campuran aroma buah nangka yang menggoda.

Di Bandung, Cendol yang sangat terkenal adalah Cendol Elizabeth. Anda bisa menemukannya di Jl. Inhoftank no. 64 Bandung sebagai toko utama. Namun kini, Cendol Elizabeth bisa ditemukan di berbagai sudut kota Bandung seperti di Jl. Merdeka no 25-29 Babakan Ciamis, Sumurbandung, Bandung.

Namun orang luar Bandung biasa menyebutnya dengan es cendol Bandung dengan variasi salah satu rasa es cendol durian yang merupakan ciri khas resep Indonesia, hingga terkenal mengingat letak astronomis Asia Tenggara, Bandung salah satu tujuan wisata berasal dari Singapore dan Kuala Lumpur.

Komentar

BACA JUGA
  • Terbaru
  • Terpopuler