Ingin Hubungan Tetap Romantis Bersama Suami Meski Telah Punya Anak? Begini Rahasianya

Hubungan suami istri tentu harus dijaga dengan baik. Tujuannya, agar bisa bertahan sampai ajal menjemput. Salah satu caranya adalah dengan menjaga agar hubungan tetap romantis. Hanya saja, hal ini kerap terganjal ketika muncul kehadiran anggota keluarga baru, tak lain adalah anak.

Ketika hadir anak dalam pasangan yang baru menikah, kerap bunda dengan suami sudah tidak lagi romantis. Demikian pula sebaliknya. Alasannya, karena masing-masing menghabiskan waktu untuk anak. Alasan ini tentu bukan alasan yang buruk, tapi tidak tepat juga.

romantis meski punya anak

Menjaga hubungan agar tetap romantis merupakan salah satu hal agar pasangan tetap langgeng. Lalu, bagaimana caranya? Ada empat tipas yang bisa bunda terapkan di rumah, yaitu:

1. Luangkan waktu berdua bersama pasangan

Di tengah kesibukan sehari-hari, bunda perlu menyediakan waktu khusus dengan suami. Karena kondisinya sudah jauh berbeda dibandingkan ketika masih pacaran, bunda tentu juga harus mempertimbangkan kesibukan yang tengah dihadapi oleh suami.

Oleh karena itu, kalaupun ada waktu yang singkat, bunda bisa memanfaatkannya. Apalagi, bunda tentu juga akan disibukkan oleh anak. Alih-alih meningkatkan intensitas waktu bersama, alangkah baiknya kalau meningkatkan kualitas waktu bersama.

2. Beri perhatian

Meski suami sibuk dan sering tidak punya waktu, bukan berarti mereka tidak memperhatikan bunda. Hanya saja, kesibukan tersebut memang benar-benar menyita waktu. Sebagai gantinya, bunda harus menjadi sosok yang lebih banyak memberi perhatian.

Ingat, dalam sebuah keluarga, kompromi adalah hal yang penting. Apalagi, ketika sudah memiliki anak. Kepentingan yang ada tidak hanya kepentingan suami dan bunda. Ada pula kepentingan anak yang harus diperhatikan. Oleh karena itu, pertimbangkan kepentingan bersama sebelum mengedepankan ego.

3. Posisikan diri sebagai pasangan

Ketika awal-awal menikah, memosisikan diri sebagai pasangan adalah hal yang sangat mudah. Namun, lain halnya kalau sudah ada kehadiran anak di tengah-tengah keluarga. Secara otomatis, bunda akan lebih banyak memosisikan diri sebagai seorang ibu dalam rumah.

Padahal, di waktu yang sama, suami juga membutuhkan kehadiran pasangan. Mereka bukanlah anak kecil yang butuh seorang ibu. Melainkan, butuh partner yang bisa memberi rasa sayang dan rasa cinta.

4. Jangan pernah membandingkan

Terakhir, bunda jangan sekali-kali membandingkan suami dengan pasangan orang lain. Hal itu malah akan merusak hubungan romantis dengan pasangan. Alih-alih membandingkan, bunda bisa mendukung apa yang tengah diusahakan oleh suami saat ini. Ingat, pasangan suami istri adalah sebuah tim yang harus bisa bekerja sama dalam berbagai kondisi.

Dengan mengikuti tips ini, bunda akan bisa memperbaiki hubungan dengan suami menjadi lebih baik. Bahkan, bisa pula merasakan kehangatan seperti ketika awal-awal menikah.