Ini Bahaya yang Muncul Kalau Terbiasa Menggunakan Baby Walker Pada Bayi

February 12th, 2018

Baby walker kerap menjadi alat yang digunakan oleh para orang tua untuk membantu anak belajar berjalan. Di samping itu, keberadaannya memang membantu anak mengalihkan perhatian dan tak terlalu mengganggu aktivitas orang tua. Namun, siapa sangka kalau ada bahaya yang muncul akibat penggunaan baby walker.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sudah berulang kali mewanti-wanti kepada orang tua mengenai bahaya pemakaian baby walker. Mereka mengungkapkan, pemakaian alat tersebut bisa membantu proses belajar berjalan serta pertumbuhan pada anak.

baby walker anak

Tingkat Kecelakaan Akibat Pemakaian Baby Walker

Bahaya yang pertama adalah kecelakaan pada anak. American Academy of Pediatrics mengungkapkan, pada tahun 1999 terjadi sebanyak 8.800 kecelakaan menimpa bayi usia kurang dari 15 bulan. Sementara itu, pada rentang antara 1937 hingga 1998, sebanyak 34 bayi meninggal karena kecelakaan akibat baby walker.

Luka akibat jatuh dari baby walker memang cukup serius, terutama kalau terjadi pada bayi. Mereka bisa mengalami luka pada bagian kepala, patah tulang, atau bahkan luka bakar yang timbul ketika si kecil berada tak jauh dari api.

Baby Walker tak Benar-Benar Membantu Anak Belajar Berjalan

Lalu, apakah penggunaan baby walker memang sangat dibutuhkan oleh anak? Terkait hal yang satu ini, IDAI menjawab dengan sangat tegas kalau baby walker tak membantu anak belajar berjalan lebih cepat.

Bahkan sebaliknya, pemakaian baby walker secara rutin malah melemahkan otot pada tungkai atas anak. Padahal, tungkai atas memiliki peran yang besar dalam proses berjalan anak. Sebagai ganinya, pemakaian baby walker hanya membuat tungkai bawah anak semakin kuat.

Mengajari Anak Berjalan tanpa Baby Walker Lebih Mendekatkan Anak dengan Orang Tua

Dengan dampak yang berbahaya tersebut, pihak IDAI pun menyarankan kepada para orang tua untuk tak lagi memakai baby walker. Sebagai gantinya, orang tua bisa mengajari anak berjalan secara langsung.

Dengan cara ini, anak bisa berjalan melalui proses yang lebih alami. Otot-otot pada kaki pun berkembang dengan baik. Hal yang paling penting, prosespembelajaran ini juga membuat hubungan antara anak dengan orang tua menjadi lebih dekat.

Komentar

BACA JUGA
  • Terbaru
  • Terpopuler
anak suka corat-coret dinding

Anak Suka Corat-coret Dinding? Ternyata Kebiasaan Ini Punya Manfaat Tinggi, Lho!

Corat-coret dinding menjadi kebiasaan yang sering dilakukan ...
suami workaholic

Tips Ampuh Biar Tak Makan Hati Menghadapi Suami yang Workaholic

Memiliki suami yang workaholic atau kerap menghabiskan ...
perlengkapan bayi diy-3

Ide Kreatif Membuat Mainan DIY untuk Anak di Rumah, Murah dan Edukatif

Mainan anak bisa didapatkan dengan beragam cara. Cara yang ...
kebiasaan yang membuat anak membangkang

Bukannya Jadi Penurut, 4 Kebiasaan Ini Malah Membuat Anak Suka Membangkang

Memiliki anak yang bisa menuruti perkataan orang tua tentu ...
kata ajaib mendidik anak

Bunda, Yuk Ajari Anak 3 Kata Ajaib untuk Pembentukan Karakter yang Baik

Tidak ada sekolah yang mengajari seorang ibu dalam mendidik ...
bayi kembar identik dan tak identik

Kenapa Bayi Kembar Bisa Lahir dalam Kondisi Identik dan Tidak Identik? Ini Alasannya

Memiliki bayi kembar menjadi karunia sangat besar bagi ...
sabar menghadapi anak

Merasa Di Ambang Kesabaran Saat Mendidik Anak? Ingat 6 Hal Ini, ya Bunda

Menjadi orang tua dan tugas mendidik anak bukanlah hal yang ...
manfaat berolahraga anak jadi lebih cerdas

Bunda, Mengajarkan Anak untuk Berolahraga Ternyata Mampu Tingkatkan Kecerdasan, Lho!

Banyak cara yang dapat bunda lakukan kalau ingin ...
anak mendapat nilai jelek di sekolah

Anak Dapat Nilai Jelek di Sekolah? Ini Hal yang Perlu Bunda Lakukan

Memiliki anak pintar dan berprestasi menjadi impian setiap ...
gaya belajar anak zaman now

Bunda Perlu Tahu Nih, 5 Jenis Gaya Belajar Anak Zaman Now

Cara mendidik anak zaman now tentu harus berbeda dengan ...