Ini Dampak Negatif yang Muncul Kalau Bunda Sering Memarahi Anak di Depan Umum

April 18th, 2018

Tingkah laku anak memang tidak bisa diterka oleh siapapun, termasuk orang tuanya. Satu waktu, si kecil bisa jadi terlihat sangat lucu dan menggemaskan. Di waktu lain, sosok kecil tersebut seolah menjadi pribadi yang membuat kesal.

Sebagai orang tua, bunda perlu mengetahui cara bagaimana menghadapi anak dalam berbagai kondisi. Namun, tak jarang, kesabaran bunda bisa saja habis ketika anak melakukan tindakan nakal di tempat umum. Alhasil, bunda memarahinya secara langsung di tempat itu.

memarahi anak di depan umum

Nah, pernahkah bunda melakukan hal ini? Perlu diketahui, memarahi anak di depan umum, secara khusus di depan teman-teman bermainnya, bakal menimbulkan dampak negatif pada diri si kecil. Apa saja? Berikut ini adalah 3 di antaranya:

1. Anak merasa minder dan tidak percaya diri

Dampak negatif pertama yang muncul akibat kebiasaan memarahi di depan umum adalah munculnya rasa tidak percaya diri pada anak. Ketika bunda memarahinya, si kecil akan merasa sangat malu, dan hal ini berdampak secara langsung pada kondisi psikologisnya.

Alhasil, pesan yang sebenarnya ingin bunda sampaikan, tidak akan diperhatikan oleh si kecil. Sebagai gantinya, anak akan memperlihatkan sikap memberontak. Tak menutup kemungkinan kalau si kecil akan terus mengulangi tindakan kenakalannya itu sebagai bukti pemberontakannya.

2. Muncul rasa tidak hormat kepada orang tua

Hal berikutnya yang bisa terjadi ketika bunda punya kebiasaan memarahi anak di depan umum adalah hilangnya rasa hormat si kecil kepada orang tuanya. Hal itu terjadi karena mereka merasa orang tua sudah sangat menyakiti perasaannya.

Apalagi, kalau hal ini dilakukan secara terus menarus. Rasa jengkel anak kepada orang tuanya akan terus menumpuk. Tak menutup kemungkinan kalau rasa jengkel ini akan terus mereka pendam hingga dewasa. Hasilnya, alih-alih menjadi anak yang patuh, mereka akan menjadi sosok yang tidak hormat kepada orang tuanya.

3. Muncul rasa takut bersosialisasi

Ketika anak dimarahi di depan umum, rasa malu yang mereka miliki akan sangat tinggi. Hal ini bisa berdampak pada pola pergaulan si kecil. Bisa jadi kalau mereka akan merasa sangat malu ketika memperlihatkan mukanya di depan teman-teman setelah bunda memarahinya.

Apalagi, ketika memarahi anak, bunda kerap menggunakan kata-kata kasar dan labeling. Tak menutup kemungkinan kalau kata-kata kasar yang bunda tujukan kepada si kecil akan digunakan sebagai bahan olokan oleh teman-temannya. Hal ini tentu akan semakin memperburuk hubungan antara anak dengan bunda.

Nah, dengan mengetahui dampak negatif tersebut, bunda perlu menahan diri kalau ingin memarahi anak. Kalaupun terpaksa harus memarahi si kecil, jangan melakukannya ketika di tempat umum. Dengan begitu, mereka tetap bisa memperoleh rasa percaya diri ketika bermain dengan teman-temannya.

Komentar

BACA JUGA