Ini Dia, 10 Gunung Tertinggi se-Tata Surya

1. Olympus Mons

olympus-mons3

Sejauh ini gunung tertinggi yang pernah ditemukan di tata surya kita adalah gunung Olympus Mons yang tingginya mencapai 24km di atas sebuah dataran halus di Planet Mars, tingginya sekitar tiga kali lebih tinggi dari Gunung Everest. Olympus Mons ditemukan saat penyelidikan ruang angkasa Amerika Serikat, Mariner 9 pada tahun 1971 ketika ia mengirimkan gambar empat gunung vulkanik besar. Perisai dari Olympus Mons ukurannya sama dengan gunung Mauna Kea di Bumi, ketinggiannya yang luar biasa mengakibatkan tidak adanya pergerakan lempeng tektonik yang memungkinkan gunung untuk tetap pada tempatnya. Lava gunung terus mengalir sampai mencapai ketinggian yang cukup, dasar gunung terus-menerus turun sedalam 2km jauh ke arah kerak setiap tahunnya, hal ini disebabkan karena adanya tekanan yang sangat besar menekan kerak Planet Mars.

2. Mauna Kea

Mountain

Mauna Kea adalah gunung berapi aktif terbesar yang terletak di sebelah utara Pulau Hawaii, sekitar 43km barat laut dari Hilo. Ketinggiannya mencapai 4205m di atas permukaan laut, gunung ini menghujam ke wilayah laut sedalam 5547km ke arah dasar laut. Jadi, jika dihitung dari dasar laut ke puncak gunung maka Mauna Kea adalah yang tertinggi di Bumi. Terakhir kali Mauna Kea aktif lebih dari 4000 tahun yang lalu, pada puncaknya terdapat salju yang mengerucut dan biasa digunakan untuk bermain ski serta wilayah ini termasuk dalam situs Observatorium Mauna Kea yang merupakan observatorium astronomi tertinggi di dunia. Pada lereng bagian atas gunung terdapat gua tempat orang Hawaii kuno menggali basal untuk membuat peralatan. Lereng bawah gunung biasa digunakan untuk peternakan sapi dan perkebunan kopi. Gunung ini dianggap dalam legenda Hawaii sebagai rumah dari Dewi Poliahu, dewi api Mauna Kea.

3. Gunung Everest

Everest

Gunung Everest adalah gunung tertinggi di bumi yang terdapat di pegunungan Himalaya timur antara Nepal dan Tibet. Everest adalah sebuah gunung kapur muda yang belum terkena erosi dan memiliki dua puncak, salah satunya mencapai ketinggian 8848m. Everest selalu tertutup salju kecuali bagian yang terkena angin kencang, banyak gletser yang meningkat dekat dasar Gunung Everest. Everest adalah nama yang diberikan pada tahun 1865 untuk menghormati Sir George Everest, seorang surveyor Inggris di India yang menemukan lokasi gunung dan memperkirakan ketinggian gunung. Dalam bahasa Tibet diberi nama Chomolungma yang artinya “ibu dewi dunia”.

4. Pegunungan Maxwell

maxwell

Maxwell adalah titik tertinggi di permukaan planet Venus dengan memiliki tinggi 11.000m, terletak di dataran tinggi utara Ishtar Terra, yang asal usulnya berasal dari sabuk pegunungan yang masih kontroversi mengenai awal mula terbentuknya. Maxwell ditemukan pertama kali pada tahun 1967 oleh para ilmuwan di Radio Telescope Amerika Arecibo di Puerto Rico. Gunung ini dinamai setelah matematikawan dan seorang dokter bernama James Clerk Maxwell yang bekerja menggunakan gelombang radio yang dibuat oleh radar hingga akhirnya dapat megeksplorasi wilayah permukaan Planet Venus.

5. Makalu

Makalu

Gunung tertinggi kelima di dunia di atas permukaan laut pada ketinggian 8.481m dan terletak di perbatasan Nepal-China. Makalu memiliki bentuk yang unik seperti bentuk empat sisi piramida dan terletak hanya 19km sebelah tenggara dari Mount Everest. Upaya pertama untuk mendaki gunung dimulai pada tahun 1954. Namun, pendakian pertama yang sukses dilakukan adalah pada tahun 1955 pada saat ekspedisi Perancis oleh Lionel Terray dan Jean Couzy.

6. Lhotse

Lhotse

Pada 8516m di atas permukaan laut, Lhotse terletak di perbatasan Cina dan Nepal dan terhubung ke Everest melalui seberang pegunungan selatan. Banyak pendaki yang gagal dan berakhir dengan kematian saat berusaha mendaki bagian selatan Gunung Lothse, namun pada tahun 1956 tim Swiss Ernst Reiss dan Fritz Luchsinger berhasil mendaki sampai puncak untuk yang pertama kalinya. Puncak tengah Gunung Lhotse menjadi titik puncak daki tertinggi di Bumi, hingga tahun 2001 Ekspedisi Rusia akhirnya berhasil membuat pendakian pertama.

7. Kangchenjunga

Kangchenjunga2-2

Kangchenjunga adalah gunung tertinggi ketiga dunia dengan ketinggian 8586m di atas permukaan laut, Kangchenjunga terletak di perbatasan India-Nepal di wilayah Himalaya. Terdapat lima puncak gunung yang disebut “The Five Treasures of Snows“. Upaya awal mencapai puncak gunung dimulai pada tahun 1848. Namun pada tahun 1955 Joe Brown dan George Band baru berhasil melakukan pendakian pertama. Wilayah Gunung Kangchenjunga terdapat di empat negara yaitu Cina, India, Nepal dan Bhutan.

8. K-2 atau Godwin Austin

K2

K-2 adalah gunung tertinggi kedua di dunia. K-2 atau Godwin Austin yang memiliki ketinggian puncak 8611m di atas permukaan laut dan terletak di barat laut wilayah Karakoram. Dikenal sebagai gunung yang buas karena tingkat kematian yang tinggi saat dilakukan pendakian. K-2 terletak di perbatasan Cina dan Pakistan, karena hampir tidak mungkin untuk melakukan pendakian K-2 dari wilayah China, maka banyak pendaki gunung melakukannya dari wilayah Pakistan. nama K-2 diberi nama oleh Thomas Montgomerie pada saat dia mengamati wilayah Karakoram dan puncak-puncak gunung tersebut diberi label sebagai puncak menonjol, K-1 K-2, K-3, K-4 dan K-5. Usaha awal untuk mendaki gunung buas ini dimulai pada tahun 1902 dan pendakian pertama yang berhasil dilakukan adalah oleh Lino dan Achille Lacedelli Compagnoni dalam Ekspedisi Italia tahun 1954. Satu fakta menarik tentang K-2 adalah bahwa tidak ada yang pernah mencoba untuk mendaki puncak selama musim dingin karena sangat berbahaya.

9. Pegunungan Boösaule

Io-Boosaule-Montes

Boösaule dikenal sebagai gunung tertinggi non-vulkanik dari sistem Tata Surya, gunung ini terletak di Io, satelit terbesar keempat Tata Surya dan merupakan satelit terdalam dari Planet Jupiter. Io secara geologi cukup menarik karena mengandung sekitar 400 gunung berapi aktif dan berisi lebih dari 150 gunung pada permukaannya. Gunung Boösaule adalah salah satu gunung yang terletak di barat laut Pele besar yang menakjubkan dan mencapai ketinggian 17.500m. Gunung ini mendapat namanya dari sebuah gua pada Mitologi Yunani disaat Epaphus yang merupakan putra Dewa Zeus lahir.

10. Bubungan Khatulistiwa

Iapetus-Equatorial-Ridge

Terletak di belahan bumi yang gelap dari satelit terbesar ketiga, Lapetus di Planet Saturnus, Bubungan Khatulistiwa terdapat di sepanjang belahan tengah yang terisolasi beberapa puncak setinggi 20km. Bubungan Equatorial ini ditemukan oleh pesawat ruang angkasa Cassini pada tanggal 31 Desember 2004. Pembentukan punggungan masih diperdebatkan para ilmuwan, namun telah disepakati bahwa bubungan kuno ini terbentuk karena permukaan yang berkawah-kawah. Tonjolan yang sangat mencolok dari punggungan ini membentuk satelit Lapetus seperti buah kenari.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE