Inilah Dampak Buruk Anak Sering Bermain Gadget & Kurang Aktivitas di Luar Rumah

January 6th, 2016

perkembangan anak, dampak negatif dan positif internet, perkembangan teknologi informasi, perkembangan teknologi, pengertian gadget, gadget adalah, mata lelah, game anak, game anak gratis, vitamin anak, cara mengatasi anak susah makan, game edukasi anak, edukasi anak, video cara buat anak, bikin anakPerkembangan teknologi bukan hanya memberikan pengaruh yang baik, tetapi juga mendatangkan pengaruh yang kurang baik, semuanya tentu ada positif dan negatif. Salah satunya adalah perkembangan gadget yang kini kian marak digunakan di kalangan anak-anak. Anak yang sering memainkan gadget akan memiliki perkembangan emosional yang berbeda dengan anak yang seringnya bermain dengan teman sebayanya di luar rumah. Tahukah Anda bahwa dampak buruk tersebut banyaknya memiliki jangka waktu yang panjang? Sebelum hal tersebut terjadi, ada baiknya Anda mengetahui dampak buruk anak sering bermain gadget yang dijelaskan berikut ini:

Perkembangan otaknya menurun

Pada usia lima tahun pertama hidupnya, otak anak sangat berkembang pesat. Berbagai penelitian bahkan menunjukkan bahwa terlalu sering bermain gadget akan memengaruhi fungsi otak dan menyebabkan anak menjadi kurang perhatian terhadap lingkungan sekitar.

Mengalami radiasi

Universitas Leeds di Nottingham dan Universitas Manchester and Institute of Cancer Research, London, Inggris dalam penelitiannya menyatakan bahwa syaraf anak masih berkembang dan tengkoraknya yang tipis membuatnya rentan terserang radiasi ponsel. Para peneliti mengungkapkan bahwa penggunaan telepon genggam di dekat kepala anak dikhawatirkan akan menghancurkan sel otak balita.

Kemampuan interaksi sosial kurang

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di The New York Times, penulis buku iBrain:Surviving the Technological Alteration of the Modern Mind dan Direktur Longevity Center di Universitas California, Dr Gary Small, seorang penulis buku sekaligus direktur Longevity Center Universitas California menyatakan bahwa anak-anak yang terlalu banyak menghabiskan waktu dengan teknologi, akan mengurangi interaksi dan mengganggu keterampilannya dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Tempramental / Agresif

Coba sesekali perhatikan perilaku anak yang berinteraksi dengan gadget selama berjam-jam lamanya. Apakah anak Anda menjadi lebih agresifdari biasanya? Tantrum adalah bentuk paling umum dari agresivitas di kalangan balita. Sikap agresif dan tantrum merupakan akibat dari paparan gadget. Saat mereka tumbuh dewasa, anak-anak yang kecanduan game lebih mungkin untuk tidak mematuhi orang tuanya dibanding dengan anak-anak yang tidak sering menghabiskan waktunya dengan gadget.

Mengalami Obesitas

Aktivitas berlama-lama di depan komputer, playstation, maupun mengurung diri di kamar sambil bermain game di smartphone tidak dapat membakar kalori di tubuhnya. Aktivitas di luar rumah sambil bermain ayunan di taman, lari-larian atau petak umpet dengan teman sebayanya justru lebih baik dibanding memberikan anak gadget agar bisa diam di rumah. Hal ini justru hanya akan membuat anak mengalami obesitas karena tubuhnya tidak terbiasa bergerak. Penyakit komplikasi lainnya yang mungkin terjadi di kemudian hari adalah diabetes, serangan jantung dan stroke.

Merusak penglihatan

Kontak yang terlalu lama di depan layar komputer dapat merusak mata. Para ahli mengatakan, penglihatan yang baik diperoleh jika menatap benda dari jarak yang bervariasi. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang kecanduan bermain game komputer lebih mungkin mengalami gangguan pada mata mereka lebih dini.

Kurang berminat bermain di alam terbuka

Gadget memiliki kemampuan membunuh perkembangan anak secara perlahan dan tanpa disadari. Terbukti dari banyaknya orang tua yang tidak menyadari bahwa anak mereka menjadi terasing dari alam, tumbuhan, hewan, danau, dan langit karena telah diberikan gadget. Balita harus mampu melempar bola, melompat, berlari, dan bernyanyi. Intinya, anak harus aktif bergerak untuk merangsang perkembangan saraf motoriknya, baik itu motoric kasar maupun motoric halusnya.

Itulah beberapa dampak buruk pemberian gadget yang menyebabkan anak kurang beraktifitas di luar rumah sehingga menjadikan mereka tidak peka terhadap alam dan lingkungan sosial di sekitarnya. Mencegah lebih baik dibanding mengobati. Biarkan anak-anak bebas menjalani kehidupannya dengan berbagai pengalaman menyenangkan yang disediakan oleh alam.

Komentar

BACA JUGA
  • Terbaru
  • Terpopuler
anak suka corat-coret dinding

Anak Suka Corat-coret Dinding? Ternyata Kebiasaan Ini Punya Manfaat Tinggi, Lho!

Corat-coret dinding menjadi kebiasaan yang sering dilakukan ...
suami workaholic

Tips Ampuh Biar Tak Makan Hati Menghadapi Suami yang Workaholic

Memiliki suami yang workaholic atau kerap menghabiskan ...
perlengkapan bayi diy-3

Ide Kreatif Membuat Mainan DIY untuk Anak di Rumah, Murah dan Edukatif

Mainan anak bisa didapatkan dengan beragam cara. Cara yang ...
kebiasaan yang membuat anak membangkang

Bukannya Jadi Penurut, 4 Kebiasaan Ini Malah Membuat Anak Suka Membangkang

Memiliki anak yang bisa menuruti perkataan orang tua tentu ...
kata ajaib mendidik anak

Bunda, Yuk Ajari Anak 3 Kata Ajaib untuk Pembentukan Karakter yang Baik

Tidak ada sekolah yang mengajari seorang ibu dalam mendidik ...
bayi kembar identik dan tak identik

Kenapa Bayi Kembar Bisa Lahir dalam Kondisi Identik dan Tidak Identik? Ini Alasannya

Memiliki bayi kembar menjadi karunia sangat besar bagi ...
sabar menghadapi anak

Merasa Di Ambang Kesabaran Saat Mendidik Anak? Ingat 6 Hal Ini, ya Bunda

Menjadi orang tua dan tugas mendidik anak bukanlah hal yang ...
manfaat berolahraga anak jadi lebih cerdas

Bunda, Mengajarkan Anak untuk Berolahraga Ternyata Mampu Tingkatkan Kecerdasan, Lho!

Banyak cara yang dapat bunda lakukan kalau ingin ...
anak mendapat nilai jelek di sekolah

Anak Dapat Nilai Jelek di Sekolah? Ini Hal yang Perlu Bunda Lakukan

Memiliki anak pintar dan berprestasi menjadi impian setiap ...
gaya belajar anak zaman now

Bunda Perlu Tahu Nih, 5 Jenis Gaya Belajar Anak Zaman Now

Cara mendidik anak zaman now tentu harus berbeda dengan ...