Kenali Ciri Hamil Di Luar Kandungan, Penyebab Banyak Calon Ibu Harus Kehilangan Nyawa

March 7th, 2018

Tidak sedikit perempuan di dunia meninggal akibat kehamilan ektopik terganggu atau biasa disebut hamil di luar kandungan. Yang dimaksud dari hamil di luar kandungan adalah menempelnya sel telur yang dibuahi pada organ-organ dalam selain rahim.

Berhubung tempat melekatnya sel telur tadi tidak kompeten untuk pertumbuhan kehamilan, maka muncullah gejala hamil di luar kandungan.

hamil di luar kandungan

Mengapa Kehamilan Di Luar kandungan Terjadi?

Sel telur yang telah dibuahi implan di luar rahim. Paling sering terjadi dalam tuba fallopi, biasanya sebagai akibat dari kerusakan pada tuba falopi atau saluran tuba yang tidak bekerja dengan benar.

Meski sering kehamilan terjadi di saluran tuba, namun juga hamil di luar kandungan juga terjadi di ovarium, rongga perut atau di serviks.

Gejala Dan Ciri Hamil Di Luar Kandungan

Jika gejala awal hamil di luar kandungan muncul, maka biasanya mulai dirasakan antara usia kehamilan 5 sampai 14 minggu. Ada 3 gejala yang paling utama sebagai berikut:

1. Tidak Haid

Seperti tanda kehamilan pada umumnya, pada hamil di luar kandungan seorang wanita tidak akan haid dan tes kehamilan menunjukkan garis dua atau positif.

2. Sakit Perut di Salah Satu Sisi

Tempat melekatnya sel telur bisa sampai pecah dan apabila maka bisa menyebabkan pendarahan internal yang banyak. Pendarahan internal tidak kelihatan dari luar, tiba tiba saja tekanan darah menjadi drop dan penderita bisa pingsan sebab rasa sakit tersebut.

3. Pendarahan

Pendarahan vagina adalah jenis yang berbeda. Sering dimulai dan berhenti dan dapat berwarna merah terang atau warna gelap.

Sedangkan gejala lain yang lebih jarang :

1. Nyeri Bahu

Apabila Anda berbaring dan meradakan sakit atau nyeri di bahu dapat diindikasikan sebagai tanda kehamilan di luar kandungan. Ini disebabkan karena pendarahan diduga mengiritasi saraf frenikus.

2. Nyeri Usus

Tanda kehamilan di luar kandungan yang tidak selalu muncul salah satunya adalah sakit saat buang air atau buang air besar.

Apabila seorang ibu merasakan hal diatas segera melakukan serangkaian tes kesehatan. Hal ini agar menghindari ruptur atau runtuh yang menyebabkan pendarqhan internal yang berbahaya.

Komentar

BACA JUGA
  • Terbaru
  • Terpopuler
anak suka corat-coret dinding

Anak Suka Corat-coret Dinding? Ternyata Kebiasaan Ini Punya Manfaat Tinggi, Lho!

Corat-coret dinding menjadi kebiasaan yang sering dilakukan ...
suami workaholic

Tips Ampuh Biar Tak Makan Hati Menghadapi Suami yang Workaholic

Memiliki suami yang workaholic atau kerap menghabiskan ...
perlengkapan bayi diy-3

Ide Kreatif Membuat Mainan DIY untuk Anak di Rumah, Murah dan Edukatif

Mainan anak bisa didapatkan dengan beragam cara. Cara yang ...
kebiasaan yang membuat anak membangkang

Bukannya Jadi Penurut, 4 Kebiasaan Ini Malah Membuat Anak Suka Membangkang

Memiliki anak yang bisa menuruti perkataan orang tua tentu ...
kata ajaib mendidik anak

Bunda, Yuk Ajari Anak 3 Kata Ajaib untuk Pembentukan Karakter yang Baik

Tidak ada sekolah yang mengajari seorang ibu dalam mendidik ...
bayi kembar identik dan tak identik

Kenapa Bayi Kembar Bisa Lahir dalam Kondisi Identik dan Tidak Identik? Ini Alasannya

Memiliki bayi kembar menjadi karunia sangat besar bagi ...
sabar menghadapi anak

Merasa Di Ambang Kesabaran Saat Mendidik Anak? Ingat 6 Hal Ini, ya Bunda

Menjadi orang tua dan tugas mendidik anak bukanlah hal yang ...
manfaat berolahraga anak jadi lebih cerdas

Bunda, Mengajarkan Anak untuk Berolahraga Ternyata Mampu Tingkatkan Kecerdasan, Lho!

Banyak cara yang dapat bunda lakukan kalau ingin ...
anak mendapat nilai jelek di sekolah

Anak Dapat Nilai Jelek di Sekolah? Ini Hal yang Perlu Bunda Lakukan

Memiliki anak pintar dan berprestasi menjadi impian setiap ...
gaya belajar anak zaman now

Bunda Perlu Tahu Nih, 5 Jenis Gaya Belajar Anak Zaman Now

Cara mendidik anak zaman now tentu harus berbeda dengan ...