Kesehatan Ibu Hamil: Mengetahui Fungsi Plasenta Selama Masa Kehamilan

March 5th, 2018

Plasenta adalah adalah organ yang memainkan peran penting selama kehamilan. Organ ini bertanggung jawab dalam menyalurkan nutrisi dan darah dari ibu ke janin.

Tidak hanya berfungsi memberi nutrisi dan oksigen yang cukup untuk bayi, plasenta juga berfungsi membuang produk limbah yang ada pada darah bayi, dan masih banyak lagi fungsi Plasenta.

ibu hamil plasenta

Plasenta tidak memiliki sel saraf sehingga tidak berada di bawah kendali langsung sumsum tulang belakang ataupun otak. Dan ketika bayi lahir, maka tugas plasenta pun berakhir.

Fungsi Plasenta Selama Kehamilan

1. Pemasok Nutrisi

Fungsi utama plasenta ialah memasok nutrisi bagi bayi. Selain itu, plasenta juga mencerna protein sebelum memasukkannya ke dalam darah janin.

2. Respirasi

Plasenta bertindak seperti paru-paru untuk janin. Sebagai pertukaran darah yang kaya oksigen dari ibu ke bayi dan plasenta juga berisi karbondioksida dari janin ke ibu.

3. Imunitas

Penyaluran antibodi ini dimulai pada awal minggu ke 20 usia kehamilan. Selama beberapa bulan setelah kelahiran sehingga memberi bayi baru lahir kekebalan humoral jangka panjang.

4. Menghasilkan Esterogen

Esterogen adalah hormon penting dalam proses proliferasi sel-sel tertentu, yakni merangsang pembesaran payudara dan rahim, memungkinkan pertumbuhan janin dan produksi air susu ibu.

5. Menghasilkan Hormon Laktogen

Hormon ini identik dengan struktur hormon pertumbuhan yang ada pada setiap wanita hamil. Hormon ini berfungsi menghambat insulin ibu, tujuannya agar glukosa darah tidak banyak masuk ke sel tubuh ibu dan tersedia untuk bayi.

6. Fungsi Endokrin

Manfaat fungsi endokrin bermanfaat kehamilan, pertumbuhan janin, mempercepat metabolisme ibu dan juga mempersiapkan tubuh ibu untuk proses menyusui nantinya.

7. Penyimpanan

Plasenta menyimpan glikogen, lemak, zat besi, dan lain-lain yang pada akhirnya untuk memenuhi kebutuhan janin. Fungsi plasenta ini amat penting karena hati janin belum terbentuk sempurna.

Meskipun plasenta merupakan organ yang kuat, namun beberapa faktor dapat mempengaruhi kesehatan plasenta selama kehamilan. Meski beberapa dari masalah ini dapat diobati atau diberikan terapi untuk penyembuhan, akan lebih baik jika Anda juga turut menjaga kesehatan plasenta dari dalam.

Komentar

BACA JUGA
  • Terbaru
  • Terpopuler
gangguan kesehatan bayi baru lahir

5 Jenis Gangguan Kesehatan yang Sering Menimpa Bayi Baru Lahir

Kedatangan anggota keluarga baru senantiasa dibarengi ...
menyisihkan uang belanja untuk investasi

Bunda, Yuk Sisihkan Uang Belanja untuk Sarana Investasi Masa Depan

Mengatur keuangan keluarga kerap menjadi tugas yang ...
bayi kolam renang

Ingin Mengajak Si Kecil Berenang di Kolam Renang? Ini Hal yang Harus Bunda Perhatikan!

Mengajari anak berenang menjadi salah satu cara yang ...
susu kedelai

Menggantikan Konsumsi Susu Sapi dengan Susu Kedelain untuk Anak, Mungkinkah?

Susu menjadi jenis minuman yang penting dengan kandungan ...
makanan manis penyebab alergi

Bunda Harus Hati-Hati! Konsumsi Gula Berlebihan saat Hamil Bisa Timbulkan Alergi Pada Janin

Konsumsi makanan pada ibu hamil memang harus hati-hati. ...
minyak jintan hitam

Minyak Jintan Hitam, Bahan Alami yang Bermanfaat Besar Menjaga Kecantikan Kulit

Meski telah menikah dan punya anak, bunda tetap harus ...
Asian Feast

Waspada! Ibu Hamil Tak Boleh Berlebihan Memakan 4 Makanan Khas Lebaran Ini

Momen Idulfitri tidak hanya menjadi sarana untuk berkumpul ...
kucing odd eye-1

Kucing Odd Eye, Fenomena Unik Saat Si Meong Lahir dengan Bola Mata Berbeda Warna

Memelihara hewan di rumah menjadi salah satu cara agar ...
gangguan kulit bayi prematur

5 Gangguan Kulit yang Sering Muncul Pada Bayi Prematur

Bayi prematur merupakan bayi yang lahir ketika usia ...
bayi rewel saat gigi mulai tumbuh

Bayi Rewel Karena Mulai Tumbuh Gigi? Ini Hal yang Bisa Bunda Lakukan

Bunda sudah mengetahui ciri-ciri ketika bayi mulai tumbuh ...