Ketika Anak Gemuk Kerap di Bully

anak gemuk di bully, bullying pada anak, tips ketika anak di bullyJika anak Anda memiliki kelebihan berat badan, ia mungkin menjadi sasaran lelucon di sekolah. Karena belum mengerti, terkadang anak-anak bisa kejam, dan mengolok-olok teman-teman sering merupakan hobi favorit apalagi trend bullying marak terjadi sekarang ini.

Ada kemungkinan bahwa anak yang gemuk sering di bully di sekolah. Anak-anak korban bullying banyak yang tidak memberitahu orang tua mereka ketika mereka terluka oleh perilaku seseorang. Mereka lebih cenderung untuk mencoba untuk tidak pergi ke sekolah, sehingga jika anak Anda menunjukkan gerak gerik seperti ragu-ragu ketika pergi ke sekolah, ia mungkin memiliki masalah dengan teman-teman. Mendorong anak Anda untuk memberitahu Anda apa yang salah, tidak dapat membantu. Tapi mendaftarkan anak Anda dalam kegiatan olahraga untuk membantunya menurunkan berat badan akan sangat efektif.

Meskipun tidak semua anak menyukai menolahraga, kebanyakan anak-anak menikmati seni bela diri. Jadi, cobalah untuk mendaftarkan anak Anda di lingkungan karate, kung fu atau kelas taekwondo. Tidak hanya mulai kehilangan berat badan, tetapi ia juga akan lebih fit, sehat dan percaya diri.

Mulailah untuk mengurangi stok makanan manis atau coklat. Perbanyak persediaan makanan sehat dan camilan segar, dan hindari wafer dan yang sejenis juga makanan berlemak di rumah secara teratur.

Jangan memaksa Anak makan harus habis hingga piringnya licin. Anak Anda tidak akan kekurangan gizi jika dia tidak menjilat piringnya hingga bersih. Ini mungkin melawan segala sesuatu yang Anda percaya, banyak anggapan menyisakan makanan itu buruk dan banyak anak diluar sana yang kelaparan dan kekurangan gizi. Tetapi benar-benar tidak dosa bagi anak Anda untuk meninggalkan beberapa sisa makanan di piringnya jika ini untuk kesehatannya. Dia akan makan ketika ia lapar. Pastikan Anda memberinya makan sehat, makanan rendah lemak. Atau cobalah memberikannya porsi yang lebih kecil dibanding biasanya agar ia dapat menyesuaikan asupan makanan yang pas dikemudian hari.

Ketika Anak Anda Membully Temannya

Di sisi lain, anak Anda mungkin tidak kelebihan berat badan, namun ada kemungkinan bahwa ia sedang membuat kehidupan anak gemuk lain sengsara. Perilaku tersebut bisa sangat merusak, bukan hanya untuk dirinya tapi untuk orang-orang yang mengolok-olok juga. Orang tua harus berbicara dengan anak-anak mereka yang diketahui sering membully temannya. Anda tidak dapat mengukur luka akibat ke seseorang hanya jika mereka menangis.

Bahkan, anak Anda mungkin membully temannya hingga menangis dan kemudian lupa apa yang pernah terjadi. Padahal ini bisa menjadi trauma bagi anak-anak yang mendapatkan bullying. Jadi doronglah anak Anda untuk menjadi lebih sensitif terhadap perasaan orang lain. Kelak ia akan bisa memberikan simpati dan empati untuk orang-orang disekitarnya.

Gambar : http://today.uconn.edu

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE