Kunjungan Akhir Pekan Istimewa ke 6 Museum Bandung Ini

museum bandungKota Bandung tak hanya terkenal dengan wisata belanja dan wisata kulinernya, banyak museum yang bisa dikunjungi saat tiba libur akhir pekan. Kota Bandung kini juga menjadi tujuan utama pariwisata dan pendidikan. Jadi, mari berwisata ke museum, selain berekreasi kita juga bisa menimba ilmu lewat museum. Museum-museum yang berdiri di kota Bandung memiliki nilai sejarah yang tak ternilai harganya, maka perlu lah kiranya kita mengetahui nilai-nilai sejarah apa saja yang sudah menjadi bagian dari museum tersebut.

Ada beberapa museum yang terkenal di Bandung dan sering menjadi tujuan wisata khususnya sekolah-sekolah dalam melakukan study tour. Namun tidak berarti museum-museum tersebut tidak terbuka untuk umum, Anda bisa mengunjungi museum-museum tersebut saat akhir pekan bersama keluarga sambil memperkenalkan sejarah kota Bandung kepada anak-anak. Berikut ini adalah beberapa museum yang sering menjadi pusat tujuan pariwisata, di antaranya:

1. Museum Geologi

Museum ini merupakan museum yang dilindungi dan dirawat oleh pemerintah pada tanggal 16 Mei 1928 dan sempat direnovasi dengan dana bantuan dari Jepang sehingga bisa menjadi tempat wisata yang layak dikunjungi hingga saat ini. Museum Geologi Bandung dibuka kembali oleh Megawati Soekarnoputri pada tanggal 23 Agustus 2000 silam pasca mengalami renovasi.

Museum yang berada di Jl. Diponegoro no. 57 Bandung ini awalnya berfungsi sebagai laboratorium serta penyimpanan hasil penyelidikan geologi dan pertambangan dari berbagai wilayah di Indonesia. Lalu berkembang tidak hanya sebagai sarana penelitian namun juga telah difungsikan sebagai sarana pendidikan, penyedia berbagai informasi tentang ilmu kebumian dan onjek pariwisata. Sehingga tak heran jika museum ini selalu menjadi salah satu tujuan study tour sekolah-sekolah.

Museum Geologi terdiri dari 2 lantai dengan fungsi dan koleksi yang berbeda-beda pada setiap lantai dan ruangannya. Museum ini buka dari hari Senin s/d Kamis mulai pukul 08.00 s/d 16.00 WIB. Untuk hari Sabtu dan Minggu buka mulai pukul 08.00 s/d 14.00 WIB. Khusus hari Jum’at dan Libur Nasional tutup.

2. Museum Konferensi Asia Afrika (KAA)

Museum ini dikenal juga dengan sebutan Gedung Merdeka, dan terletak di Jalan Asia-Afrika No. 65. Museum KAA ini memamerkan berbagai benda koleksi dan foto saat Konferensi Asia Afrika yang merupakan cikal bakal Gerakan Non-Blok pertama yang pernah digelar pada tahun 1955. Di dalam museum tersimpan rapi peralatan dan replika yang berhubungan dengan Konferensi Asia Afrika.

3. Museum Sri Baduga

Museum ini didirikan pada tahun 1974 dengan memanfaatkan bangunan lama bekas Kawedanan Tegallega yang kini dikelola oleh pemerintah provinsi Jawa Barat. Museum ini diresmikan pada tanggal 5 Juni 1980 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Daoed Joesoef. Nama yang disematkan pada museum ini diambil dari gelar salah seorang raja Pajajaran sebagaimana tertulis pada Prasasti Batutulis yang kemudian ditetapkan melalui Kepmendikbud nomor 02223/0/1990 tanggal 4 April 1990. Museum Sri Baduga terletak di Jalan BKR No. 185, di dalam museum ini terdapat koleksi geografi, etnografi, arkeologi, filologi, sejarah, seni rupa, teknologi dan biologi.

4. Museum POS Indonesia

Museum ini berada di Jalan Cilaki no. 73 Bandung, berisi tentang sejarah mulai berdirinya POS Indonesia. Koleksinya tidak hanya berupa benda-benda POS dan telekomunikasi saja, melainkan juga memamerkan buku-buku, peralatan pos, visualisasi dan diorama kegiatan pengeposan. Salah satu yang menjadikan museum ini istimewa adalah kepemilikan terhadap sekitar 50.000 lembar perangko dari 178 negara yang dikoleksi dari tahun 1933 hingga sekarang. Perangko tersebut diletakkan di dalam lemari kaca yang disebut dengan vitrin yang jika diuangkan akan bernilai miliaran rupiah.

5. Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Museum ini berada di Jalan Lembong no. 38 Bandung, di dalamnya terdapat berbagai bukti perjuangan KODAM Siliwangi, monumen kekejaman APRA (Angkatan Perang Ratu Adil) serta senjata-senjata primitif dan modern yang pernah digunakan dalam perjuangan KODAM Siliwangi.

6. Museum Barli

Tepatnya berada di Jalan Prof. Sutami no. 91 Bandung. Museum ini diresmikan oleh Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi (Menparpostel) pada tanggal 26 Oktober 1992. Museum Barli memamerkan karya-karya seni rupa kontemporer dan lukisan dari beberapa pelukis dan seniman terkenal termasuk dari Barli sendiri.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE