Mengenal Tradisi Sha’abanah, Upaya Menyambut Bulan Ramadhan di Arab Saudi

Setiap negara memiliki tradisi uniknya masing-masing. Apalagi, tradisi yang dilakukan untuk menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan. Di Indonesia, bunda pasti sudah hapal dengan tradisinya, tak lain adalah nyekar ke kuburan dan mendoakan orang tua yang telah meninggal.

Nah, di Arab Saudi, tepatnya di wilayah Hijaz, ada pula tradisi yang dilakukan oleh masyarakat setempat ketika memasuki bulan Ramadhan. Tradisi ini dilakukan sebagai peringatan berakhirnya bulan Sya’ban. Oleh karena itu, masyarakat setempat menyebutnya dengan tradisi Sha’abanah.

tradisi menyambut ramadhan di arab

Aktivitas Masyarakat Arab Saudi Dalam Tradisi Sha’abanah

Lalu, apa aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat Arab Saudi dalam merayakan tradisi ini? Cara pelaksanaan ini ternyata cukup sederhana. Ketika memasuki akhir bulan Sya’ban, masyarakat Hijaz membiasakan diri untuk melakukan berbagai aktivitas sebagai sarana untuk menghibur diri.

Ada beragam kegiatan yang bisa mereka lakukan. Misalnya, ada yang memilih untuk bermain bersama seluruh anggota. Ada pula yang berupaya untuk makan sebanyak-banyaknya, utamanya makanan yang mereka sukai. Dengan melakukan kebiasaan ini, harapannya, masyarakat Hijaz bisa mencurahkan perhatiannya untuk sepenuhnya beribadah pada bulan Ramadhan.

Sejarah Tradisi Sha’abanah di Arab Saudi

Lalu, kapan tradisi Sha’abanah ini mulai dilaksanakan di Arab Saudi? Tidak ada catatan sejarah yang secara pasti mengungkapkan hal ini. Hanya saja, para sejarawan, seperti dikutip dari Republika, meyakini kalau tradisi ini sudah lama dilakukan oleh masyarakat Hijaz.

Bahkan, mereka percaya kalau tradisi ini telah berlangsung lebih dari satu abad. Biasanya, aktivitas bersilaturahmi ke keluarga di luar kota menjadi pilihan yang sering dilakukan oleh masyarakat Hijazi. Apalagi, ketika jarak antara tempat tinggal keluarga terpisah jauh, misalnya dari Taif ke Madinah yang terpisah sejauh 400 km.

Lalu, bagaimana dengan pandangan ulama terkait tradisi ini? Para ulama memiliki pendapat yang terpecah. Ada yang memperbolehkan, ada pula yang menganggap bahwa kedatangan bulan Ramadhan tidak boleh didahului dengan tradisi semacam itu. Namun, hal yang diyakini para ulama, kegiatan yang dilakukan pada tradisi Sha’abanah, tidak boleh menyalahi aturan agama.

Unik juga ya tradisi menyambut Ramadhan di Arab Saudi. Intinya sih bunda, tradisi itu merupakan cara yang positif dilakukan oleh umat Islam dalam menyambut kedatangan bulan yang suci.