Mengetahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatan Infeksi Mata Pada Anak

December 1st, 2017

Infeksi mata yang paling sering terjadi adalah konjungtivitis atau yang biasa disebut mata merah. Infeksi mata, tak hanya menyerang orang dewasa, namun juga menyerang anak dan bayi.

Infeksi mata bias disebabkan oleh bakteri, virus atau reaksi alergi. Tetapi, pada dasarnya infeksi mata tidak diketahui penyebab pastinya. Sebab bakteri, virus atau reaksi alergi dapat membuat mata menjadi merah, bengkak, berair dan belekan.

infeksi mata pada anak

Gejala Infeksi Mata Pada Anak

1. Kemerahan di sekitar kelopak mata hingga menyebar ke bagian dalam mata

2. Kepala terasa pusing jika beraa di cahaya terang

3. Mata beraiar, mata akan memproduksi air mata berlebih

4. Mata belekan, hal ini disebabkan air mata membeku

5. Bagian luar mata menjadi bengkak

Pencegahan Infeksi Mata Pada Anak

Agar bayi dan balita terhindar dari infeksi mata, Anda dapat melakukan pencegahan seperti berikut:

1. Bersihkan mata bayi dan balita dengan kapas yang sudah dicelupkan ke air hangat setiap pagi

2. Jauhkan bayi dan balita dari orang lain yang memiliki penyakit infeksi mata

3. Orang tua juga wajib menjaga kesehatan agar tidak menular ke anak

4. Selalu awasi kesehatan bayi dari ujung rambut hingga ujung kaki

5. Lakukan pemeriksaan rutin

Pengobatan Infeksi Mata Pada Anak

Apabila mata bayi atau balita sudah terinfeksi, segera lakukan penanganan pengobatan agar infeksi tidak terjadi berlangsung lama. Oleh sebab itu, pengobatan yang dilakukan sendiri wajib diperhatikan. Silahkan ikuti cara berikut:

1. Bersihkan belakan di ujung mata dekat hidung menggunakan kapas setiap pagi

2. Lakukan pemijatan di sekitar mata 3 hingga 4 kali sehari. Anda dapat melakukan pemijatan dengan jari telunjuk yang telah diolesi baby oil.

3. Jika infeksi mata berlangsung selama lebih dari 3 hari dan tak menunjukan perubahan menurun pada mata, sebaiknya periksakan bayi atau balita Anda ke klinik kesehatan agar mendapat pertolongan lanjutan.

Bagi orang dewasa, infeksi mata cukup mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi bagi anak-anak. Hal ini memungkinkan si kecil akan kesakitan bahkan sangat merasa tak nyaman. Sehingga daripada mengobati, lebih baik Anda melakukan antisipasi agar tak terjadi pada anak Anda.

Komentar

BACA JUGA
  • Terbaru
  • Terpopuler
anak suka corat-coret dinding

Anak Suka Corat-coret Dinding? Ternyata Kebiasaan Ini Punya Manfaat Tinggi, Lho!

Corat-coret dinding menjadi kebiasaan yang sering dilakukan ...
suami workaholic

Tips Ampuh Biar Tak Makan Hati Menghadapi Suami yang Workaholic

Memiliki suami yang workaholic atau kerap menghabiskan ...
perlengkapan bayi diy-3

Ide Kreatif Membuat Mainan DIY untuk Anak di Rumah, Murah dan Edukatif

Mainan anak bisa didapatkan dengan beragam cara. Cara yang ...
kebiasaan yang membuat anak membangkang

Bukannya Jadi Penurut, 4 Kebiasaan Ini Malah Membuat Anak Suka Membangkang

Memiliki anak yang bisa menuruti perkataan orang tua tentu ...
kata ajaib mendidik anak

Bunda, Yuk Ajari Anak 3 Kata Ajaib untuk Pembentukan Karakter yang Baik

Tidak ada sekolah yang mengajari seorang ibu dalam mendidik ...
bayi kembar identik dan tak identik

Kenapa Bayi Kembar Bisa Lahir dalam Kondisi Identik dan Tidak Identik? Ini Alasannya

Memiliki bayi kembar menjadi karunia sangat besar bagi ...
sabar menghadapi anak

Merasa Di Ambang Kesabaran Saat Mendidik Anak? Ingat 6 Hal Ini, ya Bunda

Menjadi orang tua dan tugas mendidik anak bukanlah hal yang ...
manfaat berolahraga anak jadi lebih cerdas

Bunda, Mengajarkan Anak untuk Berolahraga Ternyata Mampu Tingkatkan Kecerdasan, Lho!

Banyak cara yang dapat bunda lakukan kalau ingin ...
anak mendapat nilai jelek di sekolah

Anak Dapat Nilai Jelek di Sekolah? Ini Hal yang Perlu Bunda Lakukan

Memiliki anak pintar dan berprestasi menjadi impian setiap ...
gaya belajar anak zaman now

Bunda Perlu Tahu Nih, 5 Jenis Gaya Belajar Anak Zaman Now

Cara mendidik anak zaman now tentu harus berbeda dengan ...