Mengetahui Perbedaan Darah Haid dan Darah Awal Kehamilan

January 7th, 2018

Setelah tahu bahwa wanita hamil, beberapa calon ibu mungkin panik dengan keluarnya darah dari vagina. Normalnya hal ini disebut implantasi atau menempelnya embrio pada rahim.

Lapisan dalam rahim mengandung banyak pembuluh darah, maka wajar kalau ada sedikit darah yang bocor dan keluar melalui vagina saat proses penempelan embrio ke dinding rahim.

perbedaan darah haid dan darah awal kehamilan

Munculnya flek atau darah awal kehamilan terjadi pada sekitar 1/3 ibu hamil. Namun pada kenyataannya, banyak ibu hamil yang menganggap kalau itu merupakan darah haid biasa.

Perbedaan Darah Haid dan Darah Awal Kehamilan

Namun, jangan khawatir. Ada cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui perbedaan antara kedua jenis darah tersebut, yakni:

1. Volumenya

Darah tanda awal kehamilan biasanya hanya sedikit dan hanya berlangsung maksimal 3 hari saja. Tetapi jika darah haid, volumenya akan meningkat dalam kurun 1-2 hari.

2. Warna

Jika warna darahnya coklat atau pink, maka besar kemungkinan itu adalah flek tanda hamil. Berbeda dengan darah haid, yang rata-rata berwarna merah segar.

3. Kram

Baik darah haid atau implantasi, keduanya bisa menyebabkan nyeri atau kram. Akan tetapi perbedaan darah haid dan darah awal kehamilan bisa dilihat dari intensitas nyeri yang dirasakan.

4. Konsistensinya

Untuk darah tanda kehamilan, sifat pendarahannya cenderung datang dan pergi. Lain halnya dengan darah haid yang terus menerus selama 4-7 hari.

5. Gejala Kehamilan Lainnya

Jika itu adalah pendarahan implantasi, maka gejala kehamilan lain mungkin akan menyertainya seperti morning sick, mood labil, dan lain-lain. Sedangkan darah haid tak memiliki gejala apapun.

Pendarahan ringan juga mengindikasikan adanya gangguan kesehatan lainnya. Jika hasil tes kehamilan menunjukkan tanda positif namun darah keluar bertambah banyak, maka Anda disarankan untuk segera menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan.

Meningkatnya hormon progestron membuat dinding rahim menebal dan akan memunculkan pendarahan. Namun, sewajarnya pendarahan ini berakhir pada minggu ke 7 kehamilan. Bila pendarahan belum berhenti setelah minggu ke 7 kehamilan dan terus menerus, bisa jadi hal tersebut adalah awal tanda keguguran yang dialami hampir 50% ibu hamil. Semoga bisa membantu, ya…

Komentar

BACA JUGA
  • Terbaru
  • Terpopuler
gangguan kesehatan bayi baru lahir

5 Jenis Gangguan Kesehatan yang Sering Menimpa Bayi Baru Lahir

Kedatangan anggota keluarga baru senantiasa dibarengi ...
menyisihkan uang belanja untuk investasi

Bunda, Yuk Sisihkan Uang Belanja untuk Sarana Investasi Masa Depan

Mengatur keuangan keluarga kerap menjadi tugas yang ...
bayi kolam renang

Ingin Mengajak Si Kecil Berenang di Kolam Renang? Ini Hal yang Harus Bunda Perhatikan!

Mengajari anak berenang menjadi salah satu cara yang ...
susu kedelai

Menggantikan Konsumsi Susu Sapi dengan Susu Kedelain untuk Anak, Mungkinkah?

Susu menjadi jenis minuman yang penting dengan kandungan ...
makanan manis penyebab alergi

Bunda Harus Hati-Hati! Konsumsi Gula Berlebihan saat Hamil Bisa Timbulkan Alergi Pada Janin

Konsumsi makanan pada ibu hamil memang harus hati-hati. ...
minyak jintan hitam

Minyak Jintan Hitam, Bahan Alami yang Bermanfaat Besar Menjaga Kecantikan Kulit

Meski telah menikah dan punya anak, bunda tetap harus ...
Asian Feast

Waspada! Ibu Hamil Tak Boleh Berlebihan Memakan 4 Makanan Khas Lebaran Ini

Momen Idulfitri tidak hanya menjadi sarana untuk berkumpul ...
kucing odd eye-1

Kucing Odd Eye, Fenomena Unik Saat Si Meong Lahir dengan Bola Mata Berbeda Warna

Memelihara hewan di rumah menjadi salah satu cara agar ...
gangguan kulit bayi prematur

5 Gangguan Kulit yang Sering Muncul Pada Bayi Prematur

Bayi prematur merupakan bayi yang lahir ketika usia ...
bayi rewel saat gigi mulai tumbuh

Bayi Rewel Karena Mulai Tumbuh Gigi? Ini Hal yang Bisa Bunda Lakukan

Bunda sudah mengetahui ciri-ciri ketika bayi mulai tumbuh ...