Menitipkan Anak ke Orang Tua Ternyata Berdampak Mengurangi Risiko Pikun dan Alzheimer, Asalkan…

April 7th, 2018

Kebiasaan yang sering terjadi di era modern seperti sekarang adalah menitipkan anak ke orang tua. Alasannya cukup klasik, yakni karena ayah dan bunda sama-sama harus bekerja. Terkait hal ini, sering muncul pro dan kontra di kalangan para orang tua. Mengingat, tugas mendidik anak merupakan kewajiban orang tua.

Terlepas dari pro kontra tersebut, hasil penelitian yang tertulis dalam jurnal North American Menopause Society mengungkapkan kalau kebiasaan merawat cucu oleh para lansia berdampak positif pada kesehatan mereka. Kebiasaan tersebut, menurut penelitian ini, bisa menurunkan risiko terjadinya penyakit alzheimer serta dementia.

manfaat menitipkan cucu

Sebagai informasi, dementia merupakan penyakit yang sering terjadi pada orang yang telah berusia lanjut. Penyakit ini membuat daya pikir mereka mengalami penurunan. Biasanya, masyarakat menyebut dementia sebagai penyakit pikun.

Penelitian ini mencatat, bahwa seorang lanjut usia yang punya kebiasaan menjaga cucu, paling tidak sekali dalam seminggu, memiliki nilai tes kognitif lebih tinggi dibandingkan lansia yang tak menjaga cucunya. Hanya saja, perlu diketahui pula, memberikan tanggung jawab pengasuhan anak kepada orang tua atau mertua juga tidak baik.

Tidak Boleh Terlalu Berlebihan

Dalam pengujian yang sama, para peneliti mengungkapkan kalau seorang lansia yang menjaga cucunya selama 5 hari atau lebih dalam seminggu, tercatat punya poin tes kognitif yang rendah. Artinya, interaksi terlalu banyak dengan anak-anak juga berdampak buruk bagi seorang lansia. Apalagi, aktivitas anak yang terlalu lincah, bakal membuat lansia mengalami kesulitan. Tubuh mereka sudah tidak lagi sekuat dulu, dan hanya mampu bergerak secara sangat terbatas.

The National Institute on Aging (NIA) mengatakan, hubungan antara interaksi sosial dengan kesehatan lansia memang sangat terkait. NIA mengungkap, bahwa melihat aktivitas si kecil di rumah, membuat seorang lansia menjadi lebih aktif dan sehat.

So, dengan adanya hasil penelitian ini, bunda punya alasan untuk menitipkan anak ke mertua atau orang tua. Hanya saja, cukup satu atau dua hari. Jangan lebih, bukannya malah berdampak baik pada kesehatan, adanya membuat mereka stres.

Komentar

BACA JUGA