Mudahnya Buat Roti Tawar Sendiri

Roti-Tawar_3Apakah si kecil gemar sarapan dengan roti tawar yang dioles keju dan ditabur ceres? Hmm, mending buat sendiri yuk! Bahan dan cara membuatnya sangat mudah sekali, bahkan Anda yang tidak bisa membuat kue sekalipun pasti berhasil mencoba resep roti tawar yang satu ini.

Membuat sendiri makanan untuk dihidangkan kepada anggota keluarga, rasanya lebih puas dibanding selalu membelinya di supermarket. Kebersihan terjamin, rasa pun tak kalah lezat. Sesekali coba resep membuat roti tawar ini dikerjakan di akhir minggu ya, ajak si kecil untuk bergabung. Dengan membuatnya bersama, secara tidak langsung Anda mendidiknya menjadi anak yang belajar berproses dan menikmati hasil jerih payahnya setelah selesai. Bagaimana, Anda sudah siap membuat sendiri roti tawarnya? Siapkan bahan-bahan berikut ya.

Bahan:
500gr tepung terigu protein tinggi
6gr ragi instan
10gr susu bubuk full cream
50 gr gula pasir
1 btr telur
30gr mentega putih
8gr garam
240ml air es

Cara membuat:

  • Pertama, campur bahan kering di antaranya tepung terigu, gula pasir, ragi instan, dan susu bubuk dalam sebuah wadah, aduk rata.
  • Beri telur, tuangi air es secara bertahap sambil diuleni hingga tercampur rata dan bergumpal-gumpal.
  • Lalu masukkan mentega putih dan garam, lanjutkan menguleni hingga adonan kalis elastis.
  • Bulatkan dan istirahatkan 30 menit atau sampai mengembang menjadi 2x lipat adonan awal (tergantung suhu ruang).
  • Kempiskan adonan dengan cara ditinju, lalu bagi adonan menjadi dua bagian dengan cara dipotong bukan dicomot pakai tangan.
  • Bulatkan, lalu gilas, gulung padat memanjang.
  • Taruh dalam loyang loaf yang sudah dioles minyak atau mentega putih.
  • Diamkan selama 60 menit, hingga mengembang.
  • Olesi bagian atasnya dengan campuran telur dan susu (1 btr telur, 1 sdm susu segar,1/4 sdt garam, kocok lepas).
  • Panggang dalam oven selama 20 menit, atau hingga matang dan permukaannya kuning kecoklatan.
  • Keluarkan dari oven, olesi segera bagian atasnya dengan mentega.

Sebenarnya, adonan roti dasar hanya terdiri dari 4 bahan utama, yaitu tepung terigu, ragi, air dan garam. Jika anda mengerti sifat dasar keempat bahan tersebut, maka membuat berbagai macam rotipun akan terasa mudah.

Tepung. Tepung gandum/terigu merupakan dasar pembentuk roti yang Anda buat. Tanpa tepung maka tidak ada roti yang tercipta. Ada 3 jenis tepung terigu yaitu: hard flour (protein tinggi), medium flour (tepung terigu serbaguna) dan soft flour (protein rendah).

Ragi/Yeast. Ragi merupakan faktor utama yang akan membuat adonan roti mengembang. Menambahkan ragi lebih banyak akan membuat adonan menjadi lebih cepat mengembang. Namun menambahkan ragi terlalu banyak juga akan menciptakan rasa seperti bir dalam roti. Biasanya satu atau dua sendok teh ragi instan cukup untuk satu adonan roti.

Air. Air berfungsi untuk mengaktifkan ragi/yeast dan membuat bahan-bahan lain tercampur dengan baik. Menambahkan air lebih banyak akan menghasilkan adonan yang lengket, roti yang lebih pipih dengan lubang-lubang yang bentuknya tidak beraturan. Air yang terlalu sedikit akan menghambat roti untuk mengembang sehingga akan menghasilkan roti yang keras, kaku dan kering.

Garam. Garam berfungsi untuk menghambat kerja ragi dan membantu untuk mengontrol proses fermentasi. Garam berperan untuk menstabilkan gluten dan memungkinkan toleransi yang lebih baik pada proses fermentasi. Garam secara tidak langsung juga mempengaruhi warna roti dan cake, ini karena garam menghentikan ragi mengkonsumi gula yang berada di dalam adonan. Jika tidak ada garam yang ditambahkan ke dalam adonan maka hasilnya kulit roti akan pucat dan terjadi pengerutan pada roti. Selain itu garam juga menambah rasa pada roti yang kita buat.

Ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan saat membuat roti, hal ini untuk menghindari gagalnya adonan yang telah Anda buat. Salah satu kegagalan yang sering terjadi adalah tidak mengembangnya adonan dengan baik dan hasil bake roti yang keras. Beberapa penyebabnya antara lain:

Adonan kurang kalis. Untuk membuat roti maka adonan harus kalis agar roti bisa mengembang dengan sempurna. Tanda-tanda adonan telah kalis adalah adonan tidak lengket lagi di tangan atau di wadah saat menguleni, jika diambil dan direntangkan, adonan tidak robek dan berbentuk lembaran tipis yang elastis.

Waktu fermentasi kurang. Roti yang dibakar sebelum waktunya akan menghasilkan produk yang keras.

Temperatur oven rendah. Pastikan oven standar yang akan dipakai telah mencapai temperatur yang sesuai sebelum roti dimasukkan. Jika temperatur oven lebih rendah dari yang semestinya maka waktu pembakaran akan menjadi lebih lama sehingga hasilnya akan keras, karenanya lain roti juga lain suhu. Untuk pengaturan suhu adalah sebagai berikut:

  • Roti tawar : Suhu 200° C s/d 210° C dengan waktu pembakaran 20 s/d 35 menit.
  • Roti manis : Suhu 180° C s/d 200° C dengan waktu pembakaran 11 s/d 15 menit.
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE