Mumble, Happy Feet 1 – Penguin yang Menginpirasi di tengah Perbedaan

Happy_Feet_PosterSiapa yang tidak pernah menonton Film Happy Feet? Film kartun ini memiliki cerita yang menarik tentang penguin-penguin yang bisa menari dan menyanyi, juga binatang yang saling menyayangi dan menjaga sahabatnya. Sangat cocok untuk menemani masa liburan anak-anak, tapi tentunya tidak boleh lepas dari pengawasan orangtua. Anda juga bisa memanfaatkannya untuk menghabiskan waktu bersama anak dan mempelajari pelajaran apa yang bisa diambil dari film tersebut. Film ini mengisahkan persahabatan, kerjasama, cinta orangtua pada anak, dan konflik-konflik yang menguras emosi.

Film Happy Feet 1 memiliki durasi 1 jam 45 menit yang dirilis tanggal 20 Desember 2006 di Indonesia. Film ini bergenre film animasi, petualangan, dan komedi.

Film Happy Feet 1 menceritakan tentang penguin-penguin yang selalu bernyanyi, sayangnya dari semua penguin ada satu ekor penguin yang tidak bisa bernyanyi. Penguin tersebut bernama Mumble, meskipun suaranya jelek dalam hal menyanyi namun dia lincah dalam menari. Mumble selalu dikucilkan oleh kelompok penguin-penguin lain karena suaranya yang jelek tersebut, bahkan dia dianggap sebagai kutukan atau pembawa sial bagi para populasi penguin. Suatu saat, tanpa diduga karena kekurangannya tersebut Mumble mampu menyelamatkan jutaan populasi penguin dari kelaparan yang melanda.

Mumble sangat mengerti bahwa dia tidak disukai oleh penguin-penguin lain, tapi itu tidak menjadikannya merasa kecil hati terlebih lagi karena Gloria, penguin perempuan yang selalu membelanya dan kadang menari bersamanya. Pelajaran yang bisa diambil dari kejadian tersebut adalah bahwa kita tidak perlu merasa takut karena diri kita berbeda dari orang lain, karena setiap orang diciptakan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Film Happy Feet 1 ini juga mengajarkan sang anak tentang persahabatan dan sikap kita dalam menjaga keseimbangan bumi dengan tidak mengambil ikan secara terus-menerus karena akan merusak ekosistem.

Film ini cocok untuk anak berusia 10 tahun ke atas, laki-laki maupun perempuan. Tidak disarankan untuk ditonton oleh anak di bawah usia 10 tahun, karena di dalamnya ada unsur menyukai lawan jenis sehingga harus tetap didampingi orangtua sebagai bentuk pengawasan.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE