Pendidikan Agama untuk Anak dalam Keluarga sebagai Pembentukan Karakter

March 27th, 2014

Pendidikan Agama untuk Anak dalam Keluarga sebagai Pembentukan KarakterAgama adalah benteng diri, yang bisa mencegah diri dari hal-hal yang negatif. Maka dari itu pendidikan agama untuk anak sangatlah penting untuk diajarkan sejak usia dini. Bagaimana langkah-langkahnya? Pendidikan agama seperti apa saja yang harus diajarkan?

Saat ini pengaruh teknologi, lingkungan pergaulan, dan hal-hal sekitar bisa berpengaruh sangat cepat pada pola karakter anak pada nantinya. Pembentukan karakter ini sangatlah penting karena menentukan sifat dan tabiat anak di masa mendatang. Salah satu hal yang berpengaruh besar pada pembentukan karakter anak adalah pemberian pendidikan, terutama pendidikan agama.

Bicara soal agama memang sangat sensitif. Namun semua pasti setuju, apapun agama yang Anda atau anak Anda anut nanti, tentu berkeinginan menjadi pribadi yang taat pada Allah, rajin beribadah dan menghindari larangan agama.  Hal yang seperti ini bisa diajarkan kepada anak Anda sejak usia dini.

Penting Mana, Pendidikan Formal atau Pendidikan Agama?

Orang tua pada umumnya hanya mementingkan pendidikan formal saja, mereka berlomba mencari sekolah yang bagus dengan harapan bisa membuat anak mereka pintar, atau sekedar gengsi belaka. Contoh nyata saat ini makin maraknya pendidikan pra TK atau Play Group, penting tidak penting memang, BuahHatiku.com mungkin akan membahasa khusus pendidikan anak Play group pada hari-hari mendatang.

Kembali pada topic, justru dengan adanya pendidikan yang seperti itu, orang tua kurang memperhatikan bagaimana pentingnya pendidikan untuk anak. Orang tua menganggap pendidikan agama anak juga terdapat pada pendidikan formal mereka, tidak salah memang! Namun yang lebih penting di sini adalah pendidikan agama untuk anak oleh keluarganya langsung.

Bayangkan jika anak Anda bertanya bagaimana cara berwudhu, Shalat, belajar berpuasa kepada Anda langsung? Tentu hal yang membanggakan. Anak-anak sendiri justru cenderung bisa lebih terbuka dengan orang tuanya daripada guru mereka di sekolah. Pendidikan di rumah, anak Anda tak hanya belajar berteori, namun langsung praktek bersama Anda dan keluarga.

Dibiasakannya anak dengan pendidikan agama di keluarga bisa mendekatkan batin antara anak dan orang tua, belajar saling terbuka dan mempelajari hal-hal yang sulit untuk dijelaskan ketika bersama orang lain. Pada usia remaja mungkin anak Anda akan bertanya tentang Haid, mimpi basah dan bagaimana cara mensucikannya? Ini penting bukan? Mau membiarkan mereka mencari sendiri informasi di internet atau lewat orang? Tentu akan lebih aman jika hal-hal yang seperti masih dalam pengawasan Anda dan oleh Anda langsung.

Orang Tua sebagai Suri Tauladan

Peran orang tua di sini sangatlah penting, bisa dibilang orang tua lah yang menjadi kunci dari pendidikan agama untuk anak ini. Hal yang harus Anda lakukan tentu mudah, berilah contoh yang baik kepada anak-anak Anda, mulai dari sikap, bertutur kata hingga ke urusan ibadah sekalipun.

Coba mulailah mengajak anak Anda untuk Shalat berjamaah baik dalam keluarga atau ke masjid. Tak hanya itu, Anda pun bisa mengajak mereka saat berbelanja mukena, sarung, peci, sajadah atau peralatan ibadah lainnya.

Jika Anda memakai jasa Ustadz untuk mengajar anak Anda mengaji, sebaiknya Anda sesekali mengevaluasi seberapa jauh pendidikan yang anak Anda dapat. Jika pada bulan Ramadhan, mulailah ajak anak Anda bangun sahur walaupun pada akhirnya mereka lebih dulu belajar puasa setengah hari.

Pengaruh dalam Pembentukan Karakter

Apakah pendidikan agama untuk anak ini berpengaruh pada pembentukan karakter anak? Tentu sangat mempengaruhi. Kita tau bahwa semua agama pasti mengajarkan tidak hanya bagaimana cara berhubungan pada Allah, namun juga mengajarkan bagaimana membina hubungan dengan sesama manusia.  Dengan mempelajari agama, secara tidak langsung anak Anda akan belajar juga bagaimana harusnya bersikap kepada orang yang lebih tua, bagaimana bersopan santun, hal-hal apa yang harus dihindari dalam pergaulan dan lain sebagainya.

Dengan mempelajari agama dari usia dini, karakter anak akan terbentuk dengan baik. Minimal anak Anda akan tau bagaimana menempatkan diri di mana mereka berada nanti. Tak hanya itu, yang lebih penting adalah soal ketaqwaan anak itu sendiri yang tumbuh menjadi anak shaleh atau shalehah.

Tips dari BuahHatiku.com adalah berilah pendidikan agama sesuai usia mereka, jangan memaksakan hal-hal yang di luar yang seharusnya mereka belum ketahui. Ingat, Anda lah yang bertindak sebagai decision maker atas perkembangan anak Anda nanti.

Komentar

BACA JUGA
  • Terbaru
  • Terpopuler
anak doyan dandan

Anak Doyan Berhias? Ini Hal yang Harus Dilakukan Orang Tua

Berdandan cantik merupakan aktivitas yang sering dilakukan ...
bahaya kucing ibu hamil

Buat Para Ibu Hamil, Perhatikan Nih 7 Bahaya Dekat-Dekat Kucing!

Kucing merupakan hewan yang banyak berkeliaran di sekitar ...
anak multi bahasa

Ingin Mendidik Anak dengan Komunikasi Dua Bahasa? Ikuti 5 Tips Berikut!

Anak kecil atau usia balita yang dapat berkomunikasi dengan ...
minuman ibu hamil

Penting! Minuman yang Boleh dan Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil

Sebagai Ibu yang baik pasti akan memberikan yang terbaik ...
kantung mata anak

4 Tips Ampuh Menghilangkan Kantung Mata pada Anak

Tak hanya orang dewasa, kantung mata juga bisa terjadi pada ...
penyakit kulit anak

6 Penyakit Kulit Pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Sebagai orang tua yang selalu waspada dengan kesehatan si ...
cara mengajari anak menghitung

Cara Mudah dan Efektif Mengajarkan Anak Menghitung

Tak semua anak berbakat dalam mengusai matematika. Tetapi ...