Usia Terbaik Anak Mengenal Komputer Serta Dampak Positif-Negatifnya

640xauto-10-cara-membantu-anak-memanfaatkan-teknologi-dengan-tepat-1306111-1Jika anak mulai tertarik mengutak-atik komputer atau laptop milik Anda, jangan langsung dilarang bunda. Perlu diketahui bahwa ada beberapa keuntungan ketika anak bisa belajar komputer sejak dini. Memang terasa sulit rasanya jika membayangkan kehidupan masa kini tanpa komputer apalagi interet, maka tak heran jika sebagai orangtua Anda merasa perlu memperkenalkan penggunaan komputer kepada anak sejak dini untuk mengimbangi pesatnya perkembangan teknologi informasi. Terlebih, tantangan di masa mendatang pasti akan lebih dinamis dan kompetitif.

Di Singapura, kabarnya sebagian orangtua malah mengalami sindrom “kiasu” yaitu berupa ketakutan berlebihan bahwa anaknya akan tertinggal jika tidak segera diperkenalkan pada komputer sejak dini. Mereka sangat berambisi untuk memiliki anak yang mahir dalam bidang komputer, yang pada akhirnya belajar komputer menjadi sebuah kewajiban yang tidak boleh tidak. Tentu saja hal ini kurang tepat, mengingat belajar itu seharusnya tidak dilakukan tanpa paksaan agar anak-anak memiliki pengalaman yang menyenangkan, tidak merasa tertekan.

Jika memang kenyataan yang mengaharuskannya demikian, lantas kapan seharusnya anak mulai diperkenalkan pada komputer? Menurut penulis Teaching Children Computer Literacy, Catherine dan Glenn de Padua, banyak peneliti yang menyarankan bahwa memulai pelajaran komputer pada anak bisa dimulai pada usia 3-4 tahun. Karena pada usia ini anak sudah menguasai keterampilan hidup dasar, seperti berjalan dan berbicara. Pada saat itulah mereka sudah siap untuk mengeksplorasi komputer dan melakukan aktvitas coba-coba secara langsung. Dan jangan heran jika baru beberapa kali saja Anda mengajarkannya, mereka sudah mampu mengoperasikan aneka program secara mandiri tanpa bantuan Anda.

Lalu, apa saja keuntungannya jika anak sudah mengenal komputer sejak dini? Berikut di antaranya:

  • Meningkatkan keterampilan belajar. Penelitian menunjukkan bahwa anak yang menggunakan komputer memiliki performa akademis lebih baik dari yang tidak menggunakan komputer.
  • Menstimulasi kreativitas dan imajinasi. Pemrograman komputer meskipun sederhana akan terasa sangat menantang bagi anak. Mereka akan belajar mengidentifikasi masalah, menganalisa pilihan, dan memilih solusi terbaik. Batasan anak dalam membuat program hanyalah imajinasinya sendiri.
  • Meningkatkan perkembangan kepribadian. Program komputer memungkinkan anak untuk melakukan kesalahan, memperbaiki, dan mencoba lagi tanpa takut dimarahi. Dengan begitu anak jadi terbiasa berani mengambil risiko, memiliki sifat yang lebih independen, dan lebih percaya diri.

Selain beberapa manfaat positif di atas, tentu saja ada dampak negatif ketika kita mulai mengenalkan komputer pada anak. Bisa jadi ia akan lebih senang duduk lama-lama di depan komputer seharian daripada melakukan kegiatan yang lain. Di sinilah peran Anda sebagai orangtua untuk menyeimbangkannya dengan aktivitas lain yang memiliki pola gerak aktif, sehingga anak akan tetap terasah kemampuannya di bidang lain seperti keterampilan berkomunikasi dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.