Tips Efektif dan Efisien Melatih Kemampuan Visual Bayi

Bunda, sebagai orang tua pasti menginginkan si kecil memiliki kemampuan penglihatan yang baik. Ternyata Bunda bisa melakukan banyak hal untuk membantu si kecil untuk meningkatkan kemampuan penglihatannya. Dikutip dari web nakita, berikut ini cara Bunda untuk membantu si kecil dalam meningkatkan kemampuan visual menurut usianya;

melatih kemampuan visual bayi

1. Usia 0-4 bulan

Pada usia yang masih rentan ini, penglihatan bayi hanya pada jarak 20 sampai 30 cm saja, maka jaga jarak mainan bayi sekitar 20-30 cm agar bayi dapat menangkap visual mainan. Bila mainan berada pada jarak lebih dari 30 cm, maka penglihatan si kecil tidak jelas, begitupun dengan jarak yang terlalu dekat; si bayi juga tidak bisa melihatnya dengan jelas.

Untuk lampu bayi sebaiknya menggunakan lampu redup atau lampu malam, dan ketika bayi sedang terlelap lebih baik lampu dipadamkan supaya mata bayi bisa beristirahat. Jangan lupa untuk sering memindahkan box bayi supayi bayi dapat melihat view yang berbeda. Jadi bayi tidak akan bosan dengan tampilan view yang itu-itu saja.

2. Usia 5-8 bulan

Pada usia saat ini, bayi harus dilatih kemampuan untuk melihat benda atau objek dari jarak jauh maupun dekat. Letakkan berbagai mainan yang lucu dan menarik mata. Gantungkan mainan yang memiliki warna-warni tersebut di atas tempat tidur bayi. Mainan tersebut berguna untuk membantu si kecil supaya lebih dapat mengenal lebih dalam objek yang dilihatnya. Mulai dari bentuk, warna, hingga gerakannya.

Biarkan bayi untuk merangkak dan mengeksplorasi lingkungan sekitarnya atau mengeksplorasi sekitar tempat tidurnya. Selain melatih koordinasi kognisi, visual, dan motoriknya, bayi akan terlatih untuk melihat objek dari jauh maupun dekat. Mainan yang berwarna sangat berguna bagi si bayi supaya lebih fokus.

Manfaatkan mainan seperti balok plastic atau kayu yang enteng yang bisa dipegang si kecil. Mainan yang dipegang si kecil ini mampu membuat si kecil terangsang untuk fokus terhadap benda tersebut dan mengamatinya. Sehingga koordinasi kognisi, visual, dan motoriknya terlatih dengan baik.

3. Usia 9-12 bulan

Pada usia ini, Bunda masih harus melatih kemampuan visual si kecil. Ajak anak untuk bermain petak umpet, bermain sulap sederhana atau cilukba. Perubahan mimik muka Bunda ketika bermain cilukba akan membantu daya ingat si bayi secara visual.

Ajak bayi untuk mengenal berbagai benda di sekitar dengan mengucapkan nama-nama yang Bunda tunjuk. Hal ini sangat berguna untuk mengasah kemampuan coding visual bayi. Ajak si kecil untuk merangkak dan menjelajahi ruangan agar si kecil dapat terasah kemampuan visual geografisnya, kapan ia harus lurus, belok dan lainnya. Jadi, selamat untuk bermain sambil mengasah kemampuan visual si kecil, ya, Bunda!