Tips Mendidik Anak yang Baik, Peduli dan Bertanggung Jawab

October 21st, 2017

Memiliki anak yang baik, peduli pada sesame dan bertanggung jawab adalah impian setiap orangtua. Bahkan sebuah penelitian dari Harvard university yang dilakukan baru-baru ini, rahasianya terletak pada membesarkan anak-anak yang peduli. Dikuti dari web nakita, 5 cara ini untuk membesarkan anak dengan baik dan menanamkan sifat peduli anak sejak dini;

1. Menghabiskan banyak waktu untuk anak

Meskipun hal ini sudah mainstream untuk dibahas, tetapi tetap saja memberikan quality time untuk anak sangat baik untuk perkembangan anak. Definisi waktu berkualitas untuk anak sendiri adalah menghabiskan waktu secara teratur dan melibatkan anak-anak. Salah satu cara untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama anak adalah dengan memberikan pertanyaan terbuka untuk anak. Dan pertanyaan-pertanyaan ini akan mendorong percakapan yang berarti.

Dengan cara ini ibu akan memberi contoh bagaimana hubungan baik itu terjalin dan menjadi patokan bagi si anak untuk hubungan interpersonal masa depan mereka.

2. Menjadikan diri panutan yang solid

Sebagai orang tua, pastilah memberikan contoh yang baik untuk anak. Ingatlah bahwa si anak adalah pencontoh yang baik sehingga Bunda harus konsisten bertindak sebagai contoh atau teladan yang baik. Sehingga Bunda membawa anak ke perubahan yang positif.

Memang tidak mudah dilakukan sehari-hari tapi dampaknya sangat positif bagi anak. Sebab, anak akan belajar banyak dari Bunda dan ayahnya. Dan bila anak bertingkah laku buruk, jangan hanya beritahu anak jika itu salah, tapi contohkan bagaimana bertingkah laku yang benar dalam kehidupan sehati-hari.

3. Mengharapkan kepedulian dan kebaikan dari anak-anak

Anak adalah pecontoh yang baik, itu yang pasti. Apalagi anak dibawah 7 tahun lebih bercermin pada sifat orang tuanya. Di usia ini anak mudah dipengaruhi. Maka untuk itulah, sudah saatnya untuk menanamkan standard etika yang ingin diterapkan di rumah untuk anak.

mendidik anak baik dan bertanggung jawab

Penanaman standard etika ini bisa dilakukan dengan melalui role playing yaitu bermain peran. Bunda bisa memainkan peran dan berpura-pura menjadi sosok yang harus ditolong dan lihat reaksi anak. Diskusikan apa reaksi yang diharapkan dan orangtua bisa menanyakan bagaimana reaksinya bila berada di situasi tersebut.

Jika anak memikirkannya, kebaikan akan datang secara alami. Biarkan mereka juga untuk merasa peduli. Misalnya, Anda bisa mengajak anak untuk pergi ke panti asuhan atau meolong orang yang kesusahan. Mereka akan mempraktikkan kebaikan di mana pun mereka pergi.

4. Membiarkan anak memiliki pengalaman yang lebih besar

Banyak pengalaman lain yang bisa dikenal untuk anak. Tak hanya di lingkungan keluarga, biarkan anak untuk bersosialisasi dengan tetangga dan lingkungan sekitar. Biarkan mereka bersosialisasi dengan orang yang kurang mampu dari sisi ekonomi supaya mendorong mereka untuk lebih menghargai apa yang mereka punya.

Komentar

BACA JUGA
  • Terbaru
  • Terpopuler
anak bermain game

7 Pengaruh Negatif Game Terhadap Mental Anak

Di era digital ini, semakin banyak aplikasi maupun gadget ...
Mengatasi Mata Minus Pada Anak

10 Cara Menghilangkan Trauma Pada Anak yang Benar-Benar Terbukti

Membantu seorang anak untuk mengatasi akibat dari suatu ...
Young boy looking angry, clenching teeth against gray background

7 Cara Mengatasi Anak Pemarah yang Efektif bagi Para Orang Tua

Salah satu sikap anak yang kurang menyenangkan adalah sifat ...
mendidik anak kekerasan

7 Dampak Negatif dari Mendidik Anak dengan Cara Kekerasan

Sebagai orang tua, terkadang ketika ingin mendisiplinkan ...
penyebab anak nakal

Orang Tua Wajib Tahu Nih, 7 Penyebab Kenakalan Anak

Sebenarnya, menjadi nakal bukan pilihan anak-anak Anda, ...
perbedaan darah haid dan darah awal kehamilan

Mengetahui Perbedaan Darah Haid dan Darah Awal Kehamilan

Setelah tahu bahwa wanita hamil, beberapa calon ibu mungkin ...
susu kedelai ibu hamil

Amankah Susu Kedelai Diminum oleh Ibu Hamil?

Susu kedelai mengandung 9 jenis asam amino penting. Susu ...