William Murdoch – Pelopor Sejarah Penemuan & Perkembangan Kereta Api

murdochDi Indonesia, kereta api merupakan salah satu alat transportasi terfavorit yang paling banyak diminati untuk bepergian khususnya jarak jauh. Tak heran jika kereta api banyak dipilih sebagai transportasi andalan karena selain harganya yang terjangkau, kereta api tidak mengalami macet seperti halnya bus atau angkutan umum karena memiliki jalur laju khusus yang disebut rel kereta. Hingga saat ini, kereta api terus berkembang hingga memiliki teknologi canggih dengan berbagai model dan kecepatan. Tapi tahukah Anda siapa yang pertama kali menemukan kereta api sebagai alat transportasi?

Kereta api ditemukan pada tahun 1784 oleh seorang ilmuwan berkebangsaan Inggris bernama William Murdoch. Ia lahir pada tanggal 21 Agustus tahun 1754 di Lugar, Skotlandia. Awalnya, kereta api dikenal sebagai kereta kuda yang hanya terdiri dari satu rangkaian kereta saja. Namun seiring dengan waktu, mulailah dibuat kereta kuda yang mampu menarik beberapa rangkaian kereta, terlebih pada saat itu transportasi kereta sangat dibutuhkan di daerah pertambangan untuk mengangkut bahan tambang. Selain memudahkan kinerja juga membuat beban angkutan menjadi lebih ringan karena diangkut oleh kereta kuda yang berjalan di jalur khusus dari besi yang dinamai trem.

Pada tahun 1630 , Inggris untuk pertama kalinya menciptakan jalur rel kereta untuk kegiatan pengangkutan batu bara. Awalnya, semua hasil pertambangan batu bara diangkut oleh kereta yang ditarik oleh kuda, namun kemudian berkembang menjadi kereta uap. Kereta uap ini ditemukan pertama kali oleh William Murdock dengan bentuk kendaraan roda tiga yang menggunakan mesin dan boiler yang diletakkan di antara dua roda yang besar, bagian depan terdapat roda yang lebih kecil. Cara kerja lokomotif tersebut memasukkan beberapa inovasi seperti katup pengaman serta sistem katup baru pada katup D-slide.

Setelah penemuan pertama kereta kuda sebagai cikal bakal perkembangan kereta dengan teknologi yang lebih canggih, pda tahun 1804 Richard Trevithick menciptakan mesin lokomotif yang dirangkai dengan kereta, lalu disempurnakanoleh Georde Stepenshon. George mengubah mesin lokomotif menjadi lokomotif uap yang lebih efektif dan memiliki daya yang lebih besar serta dapat menarik lebih banyak kereta di belakangnya.

kereta

Keberhasilan lokomotif uap ciptaan George mulai beroperasi pada tahun 1815 di jalur rel yang memiliki lebar 1,42m. Kemudian George juga menambahkan pelebaran jalur rel kereta selebar 1,3m yang kemudian kini menjadi standar lebar rel kereta api di dunia.

Setelah perkembangan kereta uap, pada tahun 1888 Frank J menciptakan jalur kereta listrik untuk yang pertama kalinya dengan panjang rel mencapai 19km di Richmond Virginia, namun penemuannya tersebut baru diperkenalkan pada tahun 1895. Lalu pada tahun 1925, kereta dengan mesin diesel yang merupakan hasil karya Rudolft Diesel untuk pertama kalinya mulai dioperasikan. Kereta tersebut memiliki tenaga yang lebih besar dan sangat efisien dibanding dengan lokomotif uap. Dan pada awal abad ke-19, kereta di atas rel sudah mulai ditarik oleh kereta yang dijalankan dengan mesin uap.

Sejak berbagai penemuan teknologi kereta api ditemukan, perkembangan kereta api semakin berkembang pesat bahkan hingga muncul teknologi kereta api super cepat, monorail (satu rel), kereta api levitas magnetic, dan sebagainya. Selain itu, dari sisi teknologi sinyal kereta api kini sudah tidak hanya menggunakan sinyal mekanis saja tetapi juga menggunakan sinyal elektris. William Murdoch meninggal pada tanggal 15 November 1839 di usianya yang menginjak 85 tahun. Ia dimakamkan di kota Birmingham, Inggris.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE