Hati-Hati 3 Kebiasaan Berkendaraan Yang Memicu Kecelakaan

tips menghindari kecelakaan mobil

Bagi Anda yang menggunakan kendaraan roda empat perhatikan kebiasaan yang kerap Anda lakukan ketika menyetir, mungkin hal -hal berikut ini Anda anggap lumrah padahal ini bisa memicu kecelakaan lho!

1. Terlalu dekat atau jauh dari setir.

Tak sedikit orang yang memiliki kebisaan duduk terlalu dekat atau mungkin terlalu jauh dari setir. Biasanya para wanita yang kerap terlihat menyetir dengan kebiasaan seperti ini. Bila Anda duduk terlalu dekat, maka pergerakan tangan menjadi kurang leluasa. Ini akan merugikan Anda bila tiba-tiba berhadapan dengan situasi darurat atau yang memerlukan reaksi cepat.

Posisi meyetir yang menurut Anda nyaman belum tentu aman.Cara mendapatkan posisi menyetir yang benar adalah dengan duduk terlebih dahulu lalu tekan pedal rem dalam-dalam. Bila kaki kaki Anda terlalu lurus maka dekatkanlah kursi.Lalu buat lutut Anda sedikit menekuk saat menginjak rem secara penuh. Jangan lupa pula untuk memegang setir dengan genggaman sejajar (tangan ada pada arah pukul 9 dan pukul 3). Sehingga membentuk sudut yang cukup landai pada siku tangan.

2. Gunakan Alas Kaki Lentur

Perhatikan alas kaki yang digunakan, usahakan sepatu yang digunakan bersifat lentur dan ergonomis mengikuti kaki, bagian sol sepatu juga harus berukuran telapak yang lebar tapi tipis. Ini agar pergerakan pedal bisa dirasakan. Beda halnya bila Anda menggunakan sendal jepit, atau bertelanjang kaki, walaupun menggunakan sendal jepit atau bertelanjang kaki Anda anggap nyaman, namun menyetir dengan bertelanjang kaki itu berbahaya, kaki yang berkeringat bisa saja terpeleset saat menginjak pedal sehingga laju mobil bisa tidak terkendali. Sementara sendal jepit yang tersangkut pedal menjadi penyebab 1,4 juta kecelakaan tiap tahunnya di dunia (sumber: dialymail). Dibandingkan jika menggunakan sepatu, bila menggunakan sandal jepit, akan mengakibatkan penurunan kecepatan mengerem hingga 0,13 detik, pengurangan gaya tekanan pada pedal rem lebih rendah 0,15 m2, perpindahan kaki dari pedal gas ke rem lebih lama 0,02 detik.

3. Hindari Kaca Film Gelap

Kaca film bening sebetulnya cukup untuk menyaring sinar ultraviolet dan memblokir inframerah. Biasanya penggunaan kaca film gelap ditujukan untuk alasan privasi dan sebagai penangkal ultra violet, padahal tidak ada hubungan antara kadar kegelapan kaca film dengan kemampuannya meredam panas. Lagi pula kegelapan bisa mengurangi visibilitas pengemudi. Apalagi bila malam hari atau hujan lebat.

Disunting dari : Intisari

Gambar : www.janofflaw.com

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE